Nenek di Grobogan Menangis Histeris saat Cucu yang Positif Covid-19 Dijemput Tim Medis

Rustaman Nusantara ยท Rabu, 17 Juni 2020 - 12:36 WIB
Nenek di Grobogan Menangis Histeris saat Cucu yang Positif Covid-19 Dijemput Tim Medis
Nenek RA menangis saat mengetahui cucunya akan dibawa ke RSUD dr Soedjati Purwodadi, Rabu (17/6/2020). (Foto: iNews/Rustaman Nusantara)

GROBOGAN, iNews.id - Nenek balita positif Covid-19 di Grobogan, Jawa Tengah (Jateng) sempat menangis histeris saat cucunya hendak dibawa ke rumah sakit, Rabu (17/6/2020). Orang tua balita juga sempat menolak petugas rumah sakit karena tidak diberitahu terlebih dahulu.

Dari pantauan iNews, nenek balita berusia dua tahun warga Desa Bandungsari, Kecamatan Ngaringan, Grobogan terus menangis. Saat itu, cucunya yang berinisial RA hendak dibawa tim Covid-19 ke ambulans yang sudah berada di depan rumah.

Beberapa petugas yang sempat mencegah pun tidak bisa menghentikan nenek RA untuk melihat cucunya. Sementara itu beberapa keluarga lainnya yang syok juga ikut menangis.

Nenek dan ibu RA kemudian dikawal tim Covid-19 menuju mobil ambulans untuk dibawa ke RSUD dr Soedjati Purwodadi. Sebelum dibawa ke rumah sakit, beberapa keluarga dan kepala desa yang sempat kontak langsung dengan RA dirapid test.

Ayah RA, Sukir mengaku kesal karena saat penjemputan tidak diberitahu oleh tim medis. Dia justru tahu dari kepala desa jika RA dinyatakan positif dan akan dijemput rumah sakit.

"Sebenarnya saya bingung, anak saya sudah 10 hari di rumah kok hasilnya positif. Keluarga juga enggak tahu duluan. Kecewanya di situ," ucapnya, Rabu (17/6/2020).

Kepala Desa Bandungsari, Ledy Heriyanto mengaku sehari sebelum dijemput sempat menggendong RA. Dia tidak mengetahui jika hasil tes swab RA positif Covid-19. Ledy menjelaskan, RA sebelumnya menjalani perawatan RSUD dr Soedjati Purwodadi selama 10 hari.

"Setelah pulang (dari RSUD dr Soedjati Purwodadi) diminta karantina selama 14 hari. Ini di rumah sudah 10 hari dan hasil tes swab positif corona," katanya.

Sementara itu, Camat Ngaringan, Widodo Slamet mengatakan, berdasarkan riwayat yang diperoleh dari rumah sakit, RA memiliki riwayat sesak napas sejak kecil. Selain itu RA juga didiagnosa sakit paru-paru dan sudah empat kali keluar masuk rumah sakit.

"RA memang punya gejala sakit pernapasan dan menjalani tes swab. Hasilnya memang positif Covid-19," kata Widodo.


Editor : Nani Suherni