Niat Pesta Miras Jenis Tuak, 7 Remaja di Purbalingga Terciduk Polisi

Catur Edi Purwanto ยท Minggu, 17 Mei 2020 - 09:12 WIB
Niat Pesta Miras Jenis Tuak, 7 Remaja di Purbalingga Terciduk Polisi
Kerumunan remaja di Purbalingga yang hendak pesta miras jenis tuak diamankan polisi, Sabtu (16/5/2020). (Foto: iNews/Catur Edi Purwanto)

PURBALINGGA, iNews.id - Polisi menangkap tujuh remaja yang menggelar pesta minuman keras di sebuah ruko kosong di Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (16/5/2020). Sebanyak 4 liter miras tradisional jenis tuak ikut diamankan.

Petugas dari Polsek Bukateja, Purbalingga yang sedang berpatroli awalnya menemukan kerumunan remaja sedang nongkrong di pinggir jalan di depan sebuah ruko kosong. Saat itu, petugas meminta para remaja untuk membubarkan diri. Namun, setelah diperiksa, petugas mencium aroma alkohol dan menemukan barang bukti satu kantong plastik bekas dan empat kantong plastik miras yang belum dikonsumsi.

Petugas langsung menggelandang tujuh remaja tersebut ke Mapolsek Bukateja. Ironisnya, salah seorang di antaranya remaja putri ke untuk diberi pembinaan. Pesta miras remaja ini digelar di malam Ramadan di depan sebuah ruko kosong di pinggir jalan Desa Karang Gedang, Kecamatan Bukateja.

Selain tidak mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah, tindakan tujuh orang remaja yang menggelar pesta miras itu mengganggu umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

"Mereka kedapatan minum miras tuak. Kedapatan ada lima bungkus tuak. Ini di masa bulan Ramadan dan pandemi kami minta remaja ini jangan berkerumun," ucap Kepala SPKT Polsek Bukateja, Aiptu Aris Munandar, Minggu (17/5/2020).

Salah seorang pelaku pesta miras mengaku hanya ikut–ikutan dan diajak patungan membeli. Dia hanya memberikan uang Rp5.000 kepada rekannya.

"Kumpul-kumpul saja, terus minum-minum. Itu patungan belinya, cuma goceng (Rp5.000). Saya enggak tahu, orang enggak pernah beli," ucap pelaku pesta miras, Fendi Ariyanto.

Agar tidak mengulangi perbuatannya, polisi meminta mereka untuk membuat surat pernyataan disaksikan orang tua. Polisi akan terus berpatroli selama pandemi Covid-19 untuk menjaga keamanan warga.


Editor : Nani Suherni