Omzet Turun saat Pandemi, Pengepul Kambing Kurban Kurangi Stok

Ary Wahyu Wibowo ยท Senin, 19 Juli 2021 - 15:39:00 WIB
Omzet Turun saat Pandemi, Pengepul Kambing Kurban Kurangi Stok
Stok kambing di salah satu tempat pengepul hewan kurban di Kabupaten Sukoharjo. Foto: Ist.

SUKOHARJO, iNews.id Pandemi Covid-19 membuat pengepul hewan kurban di Kabupaten Sukoharjo mengurangi stok dagangan saat Idul Adha tahun ini. Pengurangan sekitar 15 persen karena pengaruh penurunan harga jual maupun tingkat penjualannya. 

Pengepul hewan kurban di Kelurahan/Kecamatan Sukoharjo, Sumarno mengatakan, stok kambing kurban tahun ini diturunkan menjadi 175 ekor. Sedangkan pada Idul Adha tahun-tahun sebelumnya, jumlahnya lebih dari 200 kambing. 

“Harga jualnya juga ikut turun dari harga tertinggi Rp4,5 juta menjadi Rp4 juta. Tetapi untuk pasokan tercukupi. Kambing untuk kurban rutin dipasok dari peternak lokal Kabupaten Wonogiri,” kata Sumarno, Senin (19/7/2021). 

Tahun ini dirinya sengaja mengurangi stok karena situasi pandemi berpengaruh pada penjualan. Omzet dagangan relatif turun meskipun tidak terlalu signifikan. Dari 175 ekor yang disediakan, tinggal sekitar 20 ekor yang balum terjual. 

Dirinya optimis mampu menghabiskan seluruh stok hingga waktu penyembelihan. Kambing-kambing yang sudah laku masih dititipkan untuk diantarkan sesuai pesanan pembeli. 

"Rata-rata minta dikirim sehari sebelum dipotong," ujarnya.

Dirinya sempat khawartir dagangan tidak laku. Sebab biasanya, sepuluh hari sebelum Hari Raya Idul Adha sudah ramai pembeli. Dagangannya terjual seluruhnya, dan sering sampai harus menambah pasokan karena permintaan tinggi. Tahun ini, kecenderungan konsumen bergeser dan memilih membeli hewan untuk kurban lima hari sebelum pelaksanaan.

"Meskipun situasi sulit, ternyata minat berkurban masih cukup tinggi," katanya. 

Para pembeli merupakan warga sekitar Sukoharjo yang telah berlangganan kambing setiap Idul Adha.Tetapi selalu ada pelanggan baru yang datang setiap tahun karena dagangannya sudah mendapat rekomendasi tim kesehatan hewan kabupaten setempat. Petugas kesehatan hewan rutin melakukan pemeriksaan menjelang pelaksanaan hari raya kurban. 

"Tidak ada penyakit hewan yang diwaspadai, karena saat mengambil ternak sudah dipastikan kambingnya sehat," tuturnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo

Bagikan Artikel: