Pandemi Covid-19, Tradisi Potong Rambut Gimbal di Dieng Digelar Virtual

Taufik Budi ยท Senin, 14 September 2020 - 20:29 WIB
Pandemi Covid-19, Tradisi Potong Rambut Gimbal di Dieng Digelar Virtual
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id – Tradisi potong rambut gimbal dalam gelaran Dieng Culture Festival 2020 akan berlangsung secara virtual pada Rabu 16 September-Kamis 17 September 2020. Undangan yang hadir juga diperkirakan tidak banyak karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

Tradisi yang memasuki tahun ke-11 tersebut mengalami penyesuaian-penyesuaian baik konsep hingga teknis pelaksanaan. Selain secara virtual, ada beberapa acara ditiadakan seperti kirab budaya, penerbangan lampion, kongko budaya dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan masa.

Ketua Panitia Dieng Culture Festival, Alif Fauzi mengatakan, konsep tahun ini memang berbeda dengan tahun sebelumnya. Panitia harus menyesuaikan kegiatan dengan standar operasional prosedur sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

"Tentu sesuai dengan standar operasional prosedur. Kalau tahun sebelumnya memang punya target pengunjung, tapi kalau tahun ini tidak harus datang. Cukup dari rumah saja," ujarnya usai audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo di ruang kerjanya, Senin (14/9/2020).

Beberapa kali digelar, Dieng Culture Festival mampu menghadirkan sekitar 100.000 pengunjung. Namun, untuk tahun ini pihaknya menargetkan viewer di akun media sosial yang nantinya menayangkan secara virtual.

"Iya, kalau saat ini targetnya adalah viewer di media sosial yang menayangkan secara virtual. Meski virtual, ini sebagai langkah pelestarian budaya," ujarnya.

Alif menjelaskan, kegiatan dibuka Rabu 16 September pagi dengan beberapa agenda seperti webinar dan penampilan kesenian tradisi. Festival dilanjutkan pada Rabu malam dengan pertunjukan musik jazz di atas awan. Keesokan harinya digelar tradisi potong rambut gimbal.

"Semua acara tentu sesuai protokol kesehatan dan disaksikan di rumah saja melalui media sosial seperti YouTube, Facebook dan Instagram. Untuk potong rambut gimbal kami siapkan undangan 50 VIP," katanya.

Sementara Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendukung kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual. Penyelenggara diharapkan mampu membuat kegiatan tetap memiliki daya tarik meski harus disaksikan lewat media sosial.

"Itu bagus dilaksanakan secara virtual. Tidak harus datang untuk menyaksikannya," ujarnya.


Editor : Maria Christina