Pasar Tradisional di Sluke Rembang Terbakar, Puluhan Kios Ludes Dilalap Api

Musyafa ยท Jumat, 06 September 2019 - 12:51 WIB
Pasar Tradisional di Sluke Rembang Terbakar, Puluhan Kios Ludes Dilalap Api
Petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Rembang melakukan pendinginan setelah kebakaran pasar di Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (6/9/2019). (Foto: iNews/Musyafa)

REMBANG, iNews.idKebakaran melanda pasar tradisional di Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat dini hari tadi (6/9/2019). Puluhan kios milik pedagang yang persis di pinggir jalur Pantura Semarang-Surabaya itu ludes dilalap api.

Informasi diperoleh, api pertama kali terlihat sekitar pukul 01.00 WIB. Kobaran api langsung meluas karena banyak barang yang mudah terbakar. Sedikitnya 70 kios dan los yang terbakar merupakan lokasi berdagang bahan kebutuhan pokok, pakaian, plastik dan buah-buahan.

Pedagang pasrah melihat kios dan dagangan mereka yang sudah tinggal puing-puing pascakebakaran pasar di Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jateng, Jumat (6/9/2019). (Foto: iNews/Musyafa)

Pedagang yang mengetahui kejadian itu pun panik dan langsung bergerak menyelamatkan barang dagangan mereka. Namun, banyak pula pedagang yang tinggal jauh dari pasar sehingga tidak sempat menyelamatkan dagangannya. Mereka baru tiba Jumat pagi tadi di pasar. Pedagang hanya bisa pasrah mendapati kios dan los beserta isinya tinggal puing-puing.

“Saya dapat informasi dari keponakan saya mengenai kebakaran ini. Rumah saya jauh dan begitu saya sampai di sini, semuanya sudah ludes terbakar, enggak ada lagi yang bersisa,” kata pedagang, Abdul Hamid.

Sementara petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Rembang yang mendapat informasi dari warga tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 02.00 WIB, berupaya melokalisasi api supaya tidak menjalar ke bangunan lain. Api baru benar-benar bisa dipadamkan setelah petugas bekerja keras selama tiga jam atau pada pukul 05.00 WIB tadi.

“Kami melokalisasi sehingga kios di sebelah timur, satu los tidak terbakar dan itu berhubungan langsung dengan permukiman warga. Pendinginan memang lama karena kami harus benar-benar memastikan titik atau bara api yang di bawah sudah ditangani,” kata petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Rembang, Sarpani.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Polisi masih menyelidiki asal usul api. Akibat musibah ini, total kerugian yang dialami puluhan pedagang ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kebakaran juga sempat mengakibatkan akses jalur Pantura dari Semarang-Surabaya macet cukup panjang. Sebab, salah satu sisi jalan di depan pasar ditutup untuk memudahkan hilir mudik mobil pemadam kebakaran ke lokasi pasar yang terbakar.


Editor : Maria Christina