Pemangkasan Pejabat Eselon, Ganjar: Itu Akan Mengubah Mental ASN

Ahmad Antoni ยท Kamis, 24 Oktober 2019 - 01:00 WIB
Pemangkasan Pejabat Eselon, Ganjar: Itu Akan Mengubah Mental ASN
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Foto: Dok.iNews.id)

SEMARANG, iNews.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung rencana Presiden Joko Widodo yang memangkas pejabat eselon.

Menurut Ganjar, pemangkasan eselon atau jenjang kepangkatan itu akan mengubah mental para aparatur sipil negara (ASN).

Di sinilah, kata Ganjar, peran Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara, Tjahjo Kumolo untuk mereformasi birokrasi.

"Yang tidak siap adalah mental orang yang pakai paradigma eselon ring dulu. Umpamanya 2A atau 2B. Peran Mendagri dan Menpar RB tugasnya tinggal eksekusi saja," kata Ganjar dikutip SINDOnews, Senin (23/10/2019).

Ganjar mengatakan, pemangkasan eselon tersebut akan membuat kinerja aparatur sipil negara (ASN) menjadi lebih efisien.

Politisi PDIP itu menuturkan, pemangkasan sistem kepangkatan PNS sebenarnya sudah diatur dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara. Sehingga, UU tersebut cukup dijalankan untuk memangkas jenjang kepangkatan ASN.

"Tinggal didorong saja. Dalam kasus di Jateng, kalau bicara eselon ring, antara Kepala Dinas, Kepala Biro, dan Badan sama saja. Karena dia dalam golongan yang sama," katanya.

Menurutnya, UU ASN sebenarnya sudah bisa diberlakukan termasuk tentang kepangkatan eselon. Jadi, pembagian kerja PNS sebagai administratur, supervisor, pejabat tinggi pratama, dan pejabat tinggi utama tinggal dilaksanakan berdasarkan UU ASN. "Tinggal ditegaskan saja untuk melaksanakan UU ASN yang ada. Selesai," katanya.

Terlebih sudah ada lembaga di Tanah Air yang menerapkan sistem eselon yang diinginkan Presiden Jokowi. Jadi hal tersebut sangat mungkin untuk direalisasikan kepada seluruh ASN.

“Kalau tidak salah di KPK sudah melaksanakan itu. Sehingga apa yang disampaikan Presiden (Jokowi) tinggal dilaksakanan seluruhnya sampai tingkat bawah," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki