Pembunuhan Ayah oleh Anaknya di Tegal, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Yunibar ยท Rabu, 30 Oktober 2019 - 14:29:00 WIB
Pembunuhan Ayah oleh Anaknya di Tegal, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa
Septic Tank tempat Udin membuang jasad ayahnya di Tegal, Jawa Tengah. (Foto: iNews.id/Yunibar).

TEGAL, iNews.id – Pelaku pembunuhan ayah kandung di Tegal, Jawa Tengah diduga mengalami gangguan jiwa. Warga bahkan ketakutan jika bertemu dengan pelaku.

Menurut salah satu warga, Suhadi, pelaku pembunuhan yang bernama Udin (28) sering bertingkah aneh. Tak hanya itu, dia juga sering melakukan kekerasan terhadap kakak-kakaknya.

“Tiap kali lihat orang kok kayanya maunya bacok saja,” kata Suhadi.

Dia mengatakan, Udin awalnya sehat dan normal. Dia bahkan sempat bekerja di pelayaran.

Namun saat pulang ke Indonesia, tingkah lakunya jadi aneh. Sejak itu, pelaku juga jadi pengangguran. Udin pernah menjalani perawatan di poli kesehatan jiwa Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal, Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal.

Udin tinggal bertiga bersama ayah dan ibunya. Sementara kakak-kakaknya tinggal di rumahnya masing-masing.

Sementara menurut Kasatreskrim Polres Tegal, AKP Gunawan Wibisono, pelaku sudah menyerahkan diri. Kini pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsek Warureja, Tegal.

Terkait kondisi kejiwaan pelaku, polisi juga akan mendatangkan psikiater. Dari keterangan yang diperoleh dari saksi, Udin pernah menjalani perawatan di poli kesehatan jiwa Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal, Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal.

“Kemungkinan pelaku mengidap gangguan jiwa, tapi itu masih menunggu yang berwenang menyatakan itu dokter kejiwaan,” kata Gunawan.

Sebelumnya, Udin diketahui membunuh ayahnya, Rahadi (58). Jasadnya dibungkus tikar lalu dibuang ke septic tank di samping rumahnya.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh ibu pelaku sekaligus istri korban, Surip (56) saat mengikuti ceceran darah yang ada di kamarnya dan menuju ke septic tank Selasa (29/10/2019).

Usai melakukan pembunuhan, Udin lantas menyerahkan diri ke polisi. Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan intensif terhadap pelaku.

Ada tiga saksi yang dimintai keterangan oleh polisi. Sementara jasad korban dibawa ke RSUD Suradadi, Kecamatan Suradadi, Tegal untuk divisum.


Editor : Umaya Khusniah