Pembunuhan Ibu Kandung di Temanggung, Anak-Menantu Mengaku Dapat Bisikan Gaib

Didik Dono Hartono ยท Selasa, 25 Agustus 2020 - 16:31:00 WIB
Pembunuhan Ibu Kandung di Temanggung, Anak-Menantu Mengaku Dapat Bisikan Gaib
ilustrasi pembunuhan

TEMANGGUNG, iNews.id – Polisi mengungkap kasus meninggalnya Naruh (76) warga Dusun Jeketro, Desa Karangwuni, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung yang ditemukan tergantung di pohon. Korban ternyata dibunuh keji oleh anak dan menantunya sendiri yakni, SP dan HM yang kini sudah ditetapkan tersangka.

Untuk menyamarkan tindakannya, kedua tersangka lalu menggantung mayat korban di sebuah pohon agar seolah-olah terkesan bunuh diri.

Penemuan jasad itu terjadi pada Sabtu (22/8/2020) dini hari. Warga yang melihat jasad tersebut tak percaya jika Nyonya Naruh ternyata dibunuh secara keji oleh anak dan menantunya.

"Dari hasil autopsi, korban memang meninggal bukan bunuh diri, tetapi dijerat. Kemudian dari penggalian informasi, kami tetapkan SP anaknya dan HM menantunya," ungkap Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali, Selasa (25/8/2020).

Dia mengungkapkan, kejanggalan dan kecurigaan muncul setelah petugas dari Satreskrim Polres Temanggung menggelar olah tempat kejadian perara (TKP) dan autopsi. Hasilnya, korban dibunuh sebelum digantung.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan, Satreskrim Polres Temanggung menetapkan SP yang merupakan anak ketiga korban dan istrinya HM sebagai pelaku pembunuhan,” kata kapolres.

Dia mengatakan, pelaku SP mengaku dapat bisikan gaib untuk membunuh ibunya. Tapi, keteragan berbeda dari sang istri bahwa keduanya tega membunuh karena alasan ekonomi. Tetapi, polisi hingga kini masih mendalami motif yang sebenarnya terjadi.

“Kedua pelaku bakal dijerat dengan pasal 44 ayat 3 UU no 32 tahun 2004 tentang KRDT dan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Ancaman hukumannya penjara 15 tahun,” katanya.

Kepada polisi, pelaku mengaku mengajak istrinya untuk membantu membunuh ibunya. "Itu saya pakai tongkat terus saya pukul, itu setengah sekarat. Terus saya kasih tali terus saya gantung ke pohon," kata pelaku SP.


Editor : Donald Karouw