Pemkab Gunungkidul Catat 50 Kasus DBD di Awal Tahun, Imbau Warga Lebih Waspada

Antara ยท Rabu, 05 Februari 2020 - 07:27 WIB
Pemkab Gunungkidul Catat 50 Kasus DBD di Awal Tahun, Imbau Warga Lebih Waspada
Pengasapan atau fogging sebagai salah satu pencegahan penyebaran DBD. (Foto: Istimewa)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Masyarakat diminta mewaspadai penularan penyakit demam berdarah dengue (DBD), khususnya di musim penghujan saat ini. Sejak Januari hingga awal Februari 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat sudah ada 50 kasus DBD yang menyerang warga.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penularan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Sumitro mengungkapkan periode awal tahun memang cenderung terjadi peningkatan kasus DBD. Seperti catatan tahun sebelumnya, sepanjang Januari hingga April 2019, ada 262 warga yang terserang DBD.

Karena itu dia menilai pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat. Selain itu juga melaksanakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus dalam mencegah penularan DBD. 

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap mewaspadai DBD," ujar Sumitro, Rabu (5/2/2020).

Dia menjelaskan, pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus mencakup kegiatan mengubur, menguras dan menutup tempat berisiko menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk penular virus dengue, penyebab demam berdarah.

"Pemberantasan sarang nyamuk akan terus digalakkan,” katanya.

Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty menambahkan, upaya pencegahan serangan bukan hanya tanggung jawab petugas kesehatan, melainkan seluruh unsur masyarakat. Semua pihak harus ikut aktif. Salah satunya menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah.

"Kalau ada indikasi penularan, maka fogging (pengasapan) bisa dilakukan. Tapi, untuk pencegahan yang utama dilakukan 3M serta melakukan pemberatan sarang nyamuk,” kata Dewi.


Editor : Donald Karouw