get app
inews
Aa Text
Read Next : Jadi Penyebab Kemacetan, Puluhan Lapak PKL di Jalan Raya Balaraja Dibongkar Paksa

Pemkot Solo Kembali Gelar Car Free Day, Tempat Berdagang Ribuan PKL Disiapkan

Jumat, 13 Mei 2022 - 22:14:00 WIB
Pemkot Solo Kembali Gelar Car Free Day, Tempat Berdagang Ribuan PKL Disiapkan
Ilustrasi -Jalan Slamet Riyadi Solo yang akan digunakan untuk kegiatan car free day. Foto: dok

SOLO, iNews.idPemkot Solo bakal kembali menggelar car free day (CFD) yang rencananya dimulai pada Minggu (15/5/2022) besok. Kantung-kantung di Jalan Slamet Riyadi disiapkan agar bisa menampung lebih dari 1.000 pedagang. 

"CFD  akan diisi PKL, sedangkan zona atau tempat yang diizinkan untuk uji coba dengan memanfaatkan kantung-kantung," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Heru Sunardi, Jumat (13/5/2022). 

Ia mengatakan, kantung-kantung yang dimaksud adalah memanfaatkan halaman kantor instansi pemerintah yang terletak di sepanjang Jalan Slamet Riyadi.

"Misalnya di Dinas Sosial bisa untuk 25 PKL, Dinas Tenaga Kerja bisa untuk 11 PKL, di sekitar Graha Wisata termasuk depan Museum Radya Pustaka bisa untuk 137 PKL, Galabo untuk 251 PKL, Beteng Vastenburg 550 PKL, dan di halaman Balai Kota Surakarta sisi selatan bisa untuk 137 PKL. Jadi totalnya ada 1.118 PKL," katanya.

Ia mengatakan, untuk pedagang yang berjualan di kantung-katung PKL diutamakan yang ber-KTP Solo.

"Mereka ini yang sudah mendaftar dan sudah terdaftar. Hingga siang tadi sudah sekitar 300 PKL yang mendaftar," katanya.

Selain itu, zona city walk atau kawasan pejalan kaki juga bisa untuk berjualan, namun diutamakan pedagang lama.

"City walk ini mulai dari perempatan Ngapeman hingga perempatan Gendengan. Perkiraannya bisa untuk 800-an PKL. Terkait ini kami sudah komunikasikan dengan paguyuban," katanya.

Ia mengimbau PKL khususnya yang berjualan makanan agar mengurangi, bahkan jika perlu menghindari kegiatan cuci piring, gelas, sendok.

"Sebisa mungkin siap saji. Ini upaya untuk menjaga kebersihan. Selain itu, luasan area berjualan setiap PKL kami kendalikan, jika dulu menggelar tiga tikar ya ini dikurangi jadi dua tikar. Terkait ini sudah kami komunikasikan juga dengan pihak paguyuban pedagang," katanya.

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut