Penanganan Covid-19 di Jateng Jadi Perhatian, Satgas: Angka Kesembuhan Sedikit Menurun

Nani Suherni ยท Jumat, 16 Oktober 2020 - 11:40 WIB
Penanganan Covid-19 di Jateng Jadi Perhatian, Satgas: Angka Kesembuhan Sedikit Menurun
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. (Foto: BNPB).

JAKARTA, iNews.id - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebutkan penanganan penanganan virus corona di Jawa Tengah (Jawa Tengah) jadi perhatian serius. Wiku mencatat, angka kesembuhan pasien Covid di Jateng sedikit menurun dalam selama dua pekan ini.

"Kami perlu memberikan perhatian lebih pada Jawa Tengah, Papua dan Bali," kata Wiku dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Untuk Jawa Tengah selama 2 pekan terakhir (27 September-11 Oktober) persentase kasus aktif meningkat dari 22,49 persen menjadi 23,94 persen. Kesembuhannya menurun dari 71,09 persen menjadi 70,35 persen. Kasus kematian menurun dari 6,42 persen menjadi 5,71 persen.

"Untuk kesembuhan Jawa Tengah mengalami sedikit penurunan sebesar 0,34 (4 Oktober) persen dan 0,4 persen (11 Oktober). Meskipun angkanya kecil, kesembuhan harus tetap dijaga untuk selalu meningkat," katanya.

Wiku menuturkan, secara umum, perkembangan penanganan pada 10 provinsi, persentasenya jumlah kasus aktif nasional menurun. Namun diakuinya ada kecenderungan peningkatan.

Dia merincikan, pada 27 September 2020 persentase kasus aktif terhadap kasus nasional menyumbangkan 67,62 persen. Kemudian pada 4 Oktober 2020 persentase menurun menjadi 66,38 persen, kemudian pada 11 Oktober 2020 menurun menjadi 65,64 persen.

"Ini adalah kabar baik dan perlu terus ditekan agar kontribusi dari 10 provinsi prioritas ini terus ditekan," kata Wiku.

Pada kasus sembuh, terjadi peningkatan baik secara nasional maupun pada 10 provinsi prioritas. Namun persentase kontribusi kesembuhan terhadap kesembuhan nasional mengalami penurunan. Pada 27 September 2020 kontribusinya mencapai 79,35 persen, lalu menurun pada 4 Oktober 2020 menjadi 77,64 persen dan pada 11 Oktober menjadi 76,81 persen.

Sedangkan kasus meninggal juga masih terjadi penambahan baik secara nasional maupun 10 provinsi prioritas. Namun secara persentase terhadap kasus nasional, cenderung menurun. Per 27 September 2020 kontribusinya 80,18 persen, lalu 4 Oktober 2020 menurun menjadi 79,18 persen dan pada 11 Oktober 2020 terus menurun menjadi 78,71 persen.

"Ini adalah perkembangan yang baik, menandakan bahwa kontribusi kematian dari 10 provinsi prioritas, menurun terhadap angka kematian nasional setiap minggunya. Perkembangan positif yang dicapai Minggu ini agar terus dipertahankan agar tidak ada kematian baru setiap minggunya," ucap Wiku.


Editor : Nani Suherni