Penderita Kanker Payudara di Semarang Bisa Berobat Gratis

Andik Sismanto ยท Selasa, 05 Desember 2017 - 14:32:00 WIB
Penderita Kanker Payudara di Semarang Bisa Berobat Gratis
Ilustrasi pasien mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit. (Foto: Koran Sindo)

SEMARANG, iNews.id - Angka penderita penyakit kanker payudara di Kota Semarang sangat memprihatinkan. Pada 2014 jumlah penderita penyakit ini terhitung tinggi, yaitu sebanyak 1.157 kasus. Karenanya dibutuhkan langkah solutif untuk menekan jumlah kasus penderita penyakit mematikan ini.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, Pada 2015 Pemerintah Kota Semarang mampu menekan angka penderita kanker payudara hingga 654 kasus. Namun yang memprihatinkan, di tahun berikutnya angka penderita kanker payudara di Semarang naik lagi menjadi 749 kasus.
 
Guna menekan angka penderita kanker khususnya bagi warga Semarang, Pemkot Semarang menggulirkan program Universal Health Coverage (UHC). Melalui program ini, pasien kanker payudara dapat berobat gratis di rumah-rumah sakit yang telah ditunjuk.

“Dengan UHC yang kami luncurkan, harapannya dapat memberikan penanganan yang sifatnya lebih ke arah pencegahan atau preventif dan pengobatan atau kuratif secara gratis. Minimal melakukan tindakan preventif dengan melakukan deteksi dini pemeriksaan payudara” kata Hendrar, Selasa (5/12/2017).

Dia menambahkan, semua fasilitas ini diberikan secara gratis tanpa syarat-syarat apapun. “Bila penderita dinyatakan kanker stadium lanjut Pemkot Semarang tetap memberikan fasiltas berobat dan kemoterapi gratis dengan fasilitas di perawatan kelas tiga,” ucapnya.

Menurut Hendrar, kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan yang terus diwujudkan Pemkot Semarang dalam meningkatkan kesejahteraan warganya. "Kesehatan inilah yang hendak dicapai, karena kesehatan sebagai modal utama pembangunan," ujarnya.

Editor : Himas Puspito Putra