Pengasuh Pesantren di Banyumas Tersangka Penipuan Umrah Rp1 Miliar

Antara ยท Jumat, 20 Desember 2019 - 18:50 WIB
Pengasuh Pesantren di Banyumas Tersangka Penipuan Umrah Rp1 Miliar
Ilustrasi umrah (afp)

BANYUMAS, iNews.id - Polresta Banyumas menetapkan seorang pengasuh pondok pesantren berinisial NR sebagai tersangka dugaan penipuan berkedok penyelenggara umrah. Kerugian yang diderita 125 korban mencapai Rp1 miliar

“Sementara baru NR yang kami naikkan jadi tersangka karena ada dari kesaksian mengarah ke sana,” kata Kapolresta Banyumas AKBP Whisnu Caraka, di Purwokerto, Jumat (20/12/2019).

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, keberadaan NR masih misterius. Wanita yang dikenal sebagai pengasuh pondok pesantren di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Banyumas itu telah satu bulan meninggalkan pondok pesantren yang digunakan juga sebagai kantor biro umrah.

NR diduga telah kabur bersama suaminya RD yang diduga juga terlibat dalam penipuan yang dilakukan istrinya. Namun hingga kini status RD masih terlapor.

"Saat ini sedang digelarkan (perkara), kami masih menunggu laporan apa hasilnya," kata Whisnu.

Whisnu menjelaskan, berdasarkan rentetan kejadian dan laporan korban, dugaan penipuan berkedok umrah tersebut diduga memang dilakukan NR bersama suaminya, RD.

Apalagi RD ternyata juga dilaporkan terkait dugaan penipuan berkedok investasi barang antik. Sebab, beberapa korban investasi barang antik itu juga diarahkan oleh RD untuk menjadi calon jemaah umrah melalui agen perjalanan umrah yang dikelola NR.

Sementara itu, modus yang dilakukan NR yaitu membuka pendaftaran perjalanan umrah melalui biro miliknya yang bekerjasama dengan sebuah biro umrah di Purwakarta, Jawa Barat. Namun setelah calon jemaah menyetorkan biaya pendaftaran, mereka tak kunjung diberangkatkan.


Editor : Reza Yunanto