Pengemudi Ojek Online Kembali Demo Dishub Solo, Tuntut Ketegasan Tarif Maxim

Septyantoro ยท Jumat, 20 Desember 2019 - 20:03 WIB
Pengemudi Ojek Online Kembali Demo Dishub Solo, Tuntut Ketegasan Tarif Maxim
Pengemudi ojek online berdemo di Solo. Jumat (20/12/2019) (Foto: iNews/Septyantoro)

SOLO, iNews.id - Puluhan pengemudi ojek online kembali berdemo di depan kantor Dinas Perhubugan Solo, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (20/12/2019). Mereka menuntuk ketegasan terkait tarif Maxim yang dinilai sangat murah.

Setelah sempat berdemo, mereka diterima oleh Kepala Dishub Solo Hari Prihatno. Hari menyampaikan keluhan para pengemudi sudah disampaikan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Dalam pertemuan kita sampaikan, kemarin saat terjadi miss antara pihak ojol. Sudah kami sampaikan, kepada Maxim, terlalu murah, kalau tarif ya. Karena memang sistem tidak bisa merubahnya. Hari ini gojek di luar Maxim menyampaikan aspirasi, sudah kami sampaikan ke Kemenhub," kata Hari.

BACA JUGA: Tarifnya Diprotes Grab dan Gojek, Perusahaan Ojol Maxim akan Menghadap Dishub

Kemnhub sudah memberikan penjelasan kepada para pengemudi ojek online. Pihak Maxim diminta melengkapi persyaratan hingga 20 Desember. Proses selanjutnya akan dilakukan usai permintaan mengenai persyaratan dipenuhi.

"Mereka harus memenuhi persyaratan sampai 20 Desember. Setelah itu katanya, akan diproses lebih lanjut," ucap Hari.

Aksi protes dilakukan karena selama delapan bulan belakangan, Maxim hanya memberlakukan harga Rp2.000 untuk jarak terdekat. Sementara Grab dan Gojek jauh lebih tinggi tarifnya. Hal ini membuat pengemudi Gojek dan Grab sepi order.

BACA JUGA: Protes Tarif Lebih Murah, Ratusan Driver Grab dan Gojek Geruduk Kantor Maxim di Solo

Perwakilan dari pihak Maxim berjanji akan menyampaikan permintaan rekan-rekan dari Gojek dan Grab ke Dinas Perhubungan (Dishub). Keputusan dari Dishub akan dipatuhi.

"Aspirasi ini akan kami bawa ke pihak berwenang yakni Dishub. Nanti kami menghadap Dishub, biar Dishub yang memutuskan. Kami siap mengikuti," kata perwakilan Maxim, Arif Yudha, Senin (16/12/2019).


Editor : Muhammad Fida Ul Haq