Perusahaan Lampu Tenaga Surya asal AS Pindah Pabrik dari China ke Jateng

Nani Suherni ยท Rabu, 12 Agustus 2020 - 09:01 WIB
Perusahaan Lampu Tenaga Surya asal AS Pindah Pabrik dari China ke Jateng
Ganjar Pranowo dengan Presiden & CEO Alpan Lighting, Danny Sooferian (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Sebuah perusahaan berteknologi tinggi asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang industri lampu tenaga surya, PT CDS Asia (Alpan Lighting) bersiap merelokasi perusahaannya dari China menuju Kawasan Industri Wijaya Kusuma di Kota Semarang, Jawa Tengah. Diperkirakan ada 3.500 tenaga kerja yang diserap untuk perusahaan tersebut.

Rencana pemindahkan pabrik itu disampaikan langsung Presiden & CEO Alpan Lighting, Danny Sooferian saat bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Kantor Gubernur Jateng Senin (10/8/2020). Pada pertemuan itu Danny menyampaikan salah satu alasan memindahkan pabrik ke Jateng. Danny melihat Pemerintah Provinsi Jateng memberikan kemudahan dan fasilitas dalam berinvestasi.

"Ini karena Pak Gubernur yang memudahkan dan memfasilitasi perusahaan kami untuk bisa berinvestasi di Jawa Tengah. Kami berharap kebijakan ini dilanjutkan karena kami sudah sangat dibantu oleh tim bapak," katanya, dikutip dari website resmi Pemprov Jateng.

Danny bercerita, sebelumnya dia telah melakukan survei ke sejumlah negara seperti Vietnam, Thailand dan Philipina. Dia pun mantap memindahkan perusahaanya ke Indonesia karena pekerjanya yang kerja keras.

"Akhirnya kami memilih Indonesia, terutama di Jawa Tengah. Alasan lebih khusus karena Jateng memiliki kapasitas pekerja yang bagus dan ada dukungan dari pemerintah daerah," ujarnya.

Ganjar Pranowo mengatakan relokasi perusahaan tersebut merupakan berkah di tengah pandemi. Dia pun menyampaikan Pemprov Jateng siap membantu proses relokasi perusahaan termasuk penyediaan tenaga kerja. Ganjar menyebutkan bahwa Jawa Tengah memiliki sejumlah sekolah-sekolah kejuruan yang bisa disesuaikan dengan permintaan perusahaan.

"Jadi kira-kira tenaga kerja seperti apa yang dibutuhkan bisa memesan pada sekolah kami. Sehingga nanti lulus bisa disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja perusahaan," ucap Ganjar.

Ganjar menambahkan, pihaknya juga sudah menyampaikan pada Presiden Joko Widodo terkait bagaimana Jateng berkontribusi pada nasional untuk pemulihan saat pandemi. Salah satunya yakni melalui penanaman investasi semacam ini.

Saat ini Jateng tengah menyiapkan beberapa kawasan industri baru. Selain itu, juga terus melakukan komunikasi secara intensif kepada sejumlah negara dan perusahaan terkait rencana investasi di Jawa Tengah.

Seperti diketahui nilai investasi Alpan Lighting diperkirakan mencapai 14 juta dolar AS dengan potensi penyerapan tenaga kerja sebanyak 3.500 orang. Hingga saat ini, Alpan Lighting sudah pada tahap konstruksi dan rencananya akan memulai produksi pada akhir tahun 2020. Nantinya seluruh hasil produksi di Indonesia ditujukan untuk diekspor.


Editor : Nani Suherni