PKB Bagikan 2.500 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19 di Batang

Kastolani · Selasa, 19 Mei 2020 - 04:25 WIB
PKB Bagikan 2.500 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19 di Batang
Pengurus DPC PKB Batang menyerahkan bantuan paket sembako bagi warga terdampak Covid-19. (Foto: istimewa)

BATANG, iNews.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Batang menyalurkan bantuan sebanyak 2.500 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak akibat Covid-19.  

Ketua DPC PKB Kabupaten Batang Fauzi Fallas mengatakan, bantuan terkumpul sebanyak itu berasal dari kemampuan kas DPC dan  bantuan dari anggota FPKB sebanyak 1.500 paket.

Sedangkan bantuan lain bersumber dari Gus AMI, sapaan akrab ketua umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar, melalui Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH Yusuf Chudhori sebanyak 1.000 paket.  

"Bantuan juga disalurkan melalui Posko NU Peduli COVID-19 sebanyak 200 paket yang akan di bagikan kepada pengurus MWC NU dan Banom serta para guru ngaji dan kiai kampung," ujar Fauzi dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2020).

Menurut Fauzi Fallas, dalam kondisi seperti ini, dimana rakyat sedang dalam suasana kesusahan, akibag dampak Covid-19, sektor ekonomi terganggu. 

"Penghasilan masyarakat turun drastis karena kehilangan pekerjaan. Pada saat saat seperti inilah PKB harus hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat," ujarnya.

Apalagi, lanjut Fauzi, PKB di Kabupaten Batang ini adalah partai pemenang Pemilu dengan jumlah kursi terbanyak yaitu 10 kursi. 

"Beberapa waktu yang lalu di awal Covid-19 merebak, DPC PKB Kabupaten Batang dan anggota FPKB juga telah bagikan puluhan ribu masker kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Khusus warga Nahdliyin bantuan diterima langsung oleh Ketua PCNU Kabupaten Batang H A Taufik, didampingi Sekretaris PC NU  A Munir Malik beserta pengurus Banom. 

“Saya atas nama pengurus NU Kabupaten Batang mengucapkan terima kasih kepada DPC PKB Kabupaten Batang atas kepeduliannya kepada warga Nahdliyin dan masyarakat Batang pada umumnya. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban sebagai akibat dampak Covid-19," ujar H A Taufik.


Editor : Kastolani Marzuki