Positif Korona, Keluarga Pasien yang Meninggal di Solo Dijemput di Rumah

Okezone, Taufik Budi ยท Rabu, 18 Maret 2020 - 09:35 WIB
Positif Korona, Keluarga Pasien yang Meninggal di Solo Dijemput di Rumah
Kepala Dinkes Jateng Yulianto Prabowo (kanan) di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sabtu (15/2/2020) malam. (Foto: Dokumen Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Pasien positif korona di Jawa Tengah (Jateng) berjumlah enam orang per Selasa (17/3/2020). Dua pasien di antaranya meninggal dunia, sementara empat orang lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Yulianto Prabowo mengatakan, pihaknya aktif melakukan tracing pasien yang dinyatakan positif korona. Penelusuran itu membuahkan hasil, di mana seorang perempuan yang belum masuk rumah sakit juga dinyatakan positif. 

“Yang satu ini baru masuk hari ini. Jadi, yang satu ini adalah hasil dari tracing kita,” kata Yulianto, Selasa (17/3/2020). 

Yulianto menyebutkan, perempuan berusia 49 tahun tersebut memiliki hubungan keluarga dengan pasien positif korona di RSUD Dr Moewardi Surakarta yang meninggal beberapa waktu lalu. Kondisi perempuan ini masih sehat sehingga belum periksa ke rumah sakit.

“Jadi, yang bersangkutan itu sebenarnya belum merasa sakit, sehingga belum ke rumah sakit. Tapi karena tracing kita ke lapangan dan kita ambil swap-nya ternyata positif jadi harus masuk rumah sakit. bisa jadi asimtomatis, bisa jadi memang gejalanya belum muncul,” ujarnya.

“Makanya, hari ini kita jemput dan masuk rumah sakit (Moewardi Surakarta),” kata Yulianto.

RSUD Dr Moewardi telah merawat tiga pasien positif korona termasuk satu pasien yang telah meninggal dunia. Pasien meninggal itu sebelumnya mengikuti acara seminar di Bogor bersama rekannya yang juga dinyatakan positif korona dan dirawat di rumah sakit tersebut.

“Iya (pasien baru) ada kaitan (dengan pasien meninggal). Masih keluarga. Jadi bukan peserta seminar tapi keluarga,” ujarnya.

Sementara sopir yang mengantarkan dua pasien positif korona untuk mengikuti acara di Bogor, hasil pemeriksaannya negatif. Dua pasien positif korona lainnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Dr Kariadi Semarang dan RS Tidar Magelang.

"Untuk sopir negatif, sudah ada hasilnya,” ujarnya.


Editor : Nani Suherni