PPKM Darurat, Penutupan Jalan di Sukoharjo Turunkan Mobilitas Warga 30 persen
SUKOHARJO, iNews.id – Penerapan PPKM darurat berdampak terhadap penurunan mobilitas kendaraan di Kabupaten Sukoharjo hingga 30 persen. Indikator penilaian diambil di jalur perkotaan, seperti Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Ir Soekarno.
"Angka sudah mendekati target penurunan mobilitas warga secara nasional, yakni 30-40 persen," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo, Toni Sri Buntoro, Rabu (14/7/2021).
Menurutnya, total ada 13 titik penyekatan jalan utama saat PPKM darurat di Sukoharjo. Penyekatan berupa penutupan jalan secara penuh menggunakan barikade dan water barrier. Pihaknya juga membentuk tim patroli untuk mengawasi titik penyekatan.
"Memang konsentrasinya pada jalur padat lalu lintas," ujarnya.
Penutupan jalur utama masih didukung penutupan jalan akses perkampungan oleh petugas maupun mandiri warga kampung sekitar. Tujuannya agar tidak menjadi jalur alternatif pengguna jalan yang nekat menghindari penyekatan. Sedang upaya menutup akses untuk membatasi mobilitas warga di luar rumah selama PPKM darurat.
Pihaknya juga melaksanakan pengawasan kepatuhan pengguna jalan sepanjang penutupan dengan penempatan petugas jaga. Selain penurunan mobilitas warga secara umum, lalu lintas angkutan umum juga turun. Sebab selama PPKM darurat, mengatur secara ketat dan hanya sektor kegiatan esensial dan kritikal yang diperkenankan.
"Hanya profesi tertentu dan juga lalu lintas kendaraan seperti pengangkut logistik, obat-obatan dan bahan bakar yang mendapatkan pengecualian,” katanya.
Editor: Ary Wahyu Wibowo