Progres Bandara JB Soedirman Baru 14 Persen, Ganjar: Kita Dorong Terus

Kastolani ยท Rabu, 18 Desember 2019 - 23:30 WIB
Progres Bandara JB Soedirman Baru 14 Persen, Ganjar: Kita Dorong Terus
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau progres pembangunan Bandara JB Soedirman di Purbalingga. (Foto: Repro.Humas Pemprov Jateng)

PURBALINGGA, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberi perhatian khusus pembangunan Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman, Purbalingga yang hingga kini progresnya belum maksimal. Hal ini berbeda dengan pembangunan Bandara Ngloram di Kabupaten Blora yang prosesnya berjalan cepat. 

Ganjar mengatakan dua bandara tersebut tengah dikebut pengerjaannya. “Sekarang sedang kejar-kejaran dua bandara di Jawa Tengah. Ngloram dan di sini (Bandara Jenderal Besar Soedirman). Inilah bandara yang sudah puluhan tahun tidak selesai-selesai, sekarang kita dorong terus dengan Kementerian Perhubungan dan TNI AU," kata Ganjar di sela-sela meninjau pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga, Rabu (18/12/2019). 

Meski pengerjaannya dimulai hampir bersamaan, kata Ganjar, progress pembangunannya sangat berbeda. Pengerjaan runway Bandara Ngloram kini sudah mencapai 90 persen lebih sementara Bandara JB Soedirman baru 14 persen.

Ganjar mengatakan proses pengerjaan kedua bandara tersebut memerlukan treatment yang berbeda. “Bedanya jauh sekali, lebih complicated yang di sini. Ini juga lebih gede. Kita ada urusan (pembebasan) tanahnya, Amdal, melanjutkan pengerjaan yang awalnya milik TNI AU, yang runway-nya masih tanah," katanya. 

Untuk tahap pertama ini runway akan dibangun sepanjang 1,6 km. Selanjutnya pada tahap kedua akan diperpanjang hingga 2,5 km. Untuk merealisasikan itu Pemprov Jateng telah mengucurkan Rp 50 miliar untuk pembebasan 69 bidang tanah. Ganjar berharap pada lebaran tahun 2020 Bandara JB Soedirman bisa didarati pesawat. 

"Setelah pengerjaan runway ini beres, kurang lebih 3-4 bulan, akan dilanjutkan pengaspalan. Mudah-mudahan lebaran bisa kita pakai, minimal untuk uji coba. Kalau 1,6 km ya paling pesawat ATR," kata Ganjar. 

Didampingi Danlanud JB Soedirman dan project manager Hutama Karya, Ganjar mengecek langsung proses pengerjaan tanah. Ganjar pun kagum dengan teknik pengolahan tanah tersebut yang diklaim  hanya digunakan di dua tempat di Indonesia, yakni di Bandara Soekarno-Hatta dan JB Soedirman.

"Progresnya bagus. Ini sedang pengerjaan perbaikan tanah atau kolom grout modular. Dan ternyata tekniknya itu hanya ada di Bandara Soekarno-Hatta dan di sini. Itu teknologi luar biasa. kita sudah melihat perkembangannya mudah-mudahan bisa cepat selesai," ucap Ganjar.


Editor : Kastolani Marzuki