Tausiah

Puasa Senin, Syekh Ali Jaber: Wujud Cinta kepada Nabi SAW

Kastolani · Senin, 14 September 2020 - 05:37 WIB
Puasa Senin, Syekh Ali Jaber: Wujud Cinta kepada Nabi SAW
Dai asal Madinah, Syekh Ali Jaber. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Dai asal Arab Saudi, Syekh Ali Jaber mengatakan wujud cinta kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam di antaranya dengan mengamalkan ibadah yang dituntunkan kepada umatnya. Salah satunya puasa sunnah di hari Senin. Apa sih keutamaannya?

"Kita semua tahu kelahiran Rasulullah SAW di hari Senin. Oleh karenanya, di hari itu disunahkan puasa di hari senin," kata Syekh Ali Jaber dalam tausiahnya dikutip iNews.id dari akun Instagramnya @syekh. alijaber.

Dai kelahiran Kota Madinah itu menjelaskan, Rasulullah SAW menjaga sebuah puasa sunah di hari Senin. Suatu ketika, sahabat bertanya kepada Rasulullah.

"Ya Rasullah kenapa engkau puasa di hari Senin. Rasulullah SAW kemudian bersabda Yaumul istnaini yaumul wulidtu fiihi. Hari tersebut merupakan hari aku dilahirkan".

Dalam redaksi lain disebutkan:

عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ الِاثْنَيْنِ فَقَالَ فِيهِ وُلِدْتُ وَفِيهِ أُنْزِلَ عَلَيَّ

Dari Abu Qatadah Al Anshari radliallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, maka beliau pun menjawab: "Di hari itulah saya dilahirkan, dan pada hari itu pula, wahyu diturunkan atasku." (HR. Muslim) [No. 1162 Syarh Shahih Muslim] Shahih.

Dalam hadis lain disebutkan:

عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

Dari Qotadah dari Anas berkata, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah beriman seorang dari kalian hingga aku lebih dicintainya daripada orang tuanya, anaknya dan dari manusia seluruhnya". (HR. Bukhari) [ No. 15 Fathul Bari] Shahih.

"Semoga Allah memberikan kita Taufik agar bisa tetap Istiqomah dan mengamalkan ketaatan kepada-Nya. Aamiin," ucapnya.

Selain akan diampuni dosa-dosanya, setiap hari Senin dan Kamis, seluruh amal atau perbuatan manusia selama satu pekan akan dinilai Allah. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW.

“Seluruh amal manusia dilaporkan ke hadapan Allah dalam setiap pekan dua kali, yaitu pada hari Senin dan hari Kamis. Maka semua hamba yang beriman terampuni dosanya, kecuali seorang hamba yang antara dia dan saudaranya sedang bermusuhan.” (HR. Muslim)

Rasulullah SAW menyampaikan keutamaan puasa pada kedua kedua hari tersebut dengan sabdanya:

“Pintu-pintu Surga di buka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap orang ini sampai keduanya berdamai.” (HR. Muslim).


Editor : Kastolani Marzuki