Ratusan Bocah Antusias Ikuti Audisi The Voice Kids Indonesia 4 di Yogyakarta

Kuntadi ยท Senin, 24 Februari 2020 - 01:00 WIB
Ratusan Bocah Antusias Ikuti Audisi The Voice Kids Indonesia 4 di Yogyakarta
Peserta ajang The Voice Kids Indonesia 2020 unjuk kebolehan di depan tim audisi yang digelar di sebuah hotel di Kota Yogyakarta, Minggu (23/2/2020). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id - Ajang pencarian bakat dan kompetisi bernyanyi bagi anak-anak kelas dunia "The Voice Kids Indonesia Season 4" kembali digelar Global Televisi (GTV) di Kota Yogyakarta, Minggu (24/2/2020).

Gelara ini merupakan rangkaian ke-10 dari 11 kota yang dilaksanakan sejak 2 Februari 2020 lalu. Ajang pencarian bakat tarik suara bagi anak-anak itu akan berakhir di Jakarta, Sabtu (29/2/2020).

Koordinator Creative The Voice Kids Ibdonesia 4, Hasbi Assydiqi mengapresiasi sambutan dari masyarakat Yogyakarta dalam ajang pencarian bakat dan kompetisi bernyanyi. Animonya cukup besar dan sampai tengah hari sudah lebih dari 200 peserta yang mendaftar.

"Yogyakarta selalu luar biasa, animonya bagus. Sudah lebih dari 200 peserta mendaftar," kata di sela-sela audisi di  Sahid Jaya Hotel, Jalan Babarsari, Sleman DIY, Minggu (23/2/2020).

Pencarian bakat ini, kata dia, untuk membuka kesempatan bagi anak-anak usia 7-15 tahun yang memiliki kualitas vokal dan karakter yang unik. Peserta anak-anak ini boleh tampil solo maupun duo dan terbuka luas untuk berbagai genre musik sehingga tidak ada batasan dalam menampilkan kemampuan vokal para peserta nantinya. 

“The Voice Kids Indonesia menjadi penantian bagi pemirsa setia GTV. Anak-anak dalam upayanya meraih mimpi menjadi cerita menarik dalam setiap recruitment di kota mana pun,” ujarnya. 

Di ajang tersebut, kata Hasbi, kualitas para peserta anak-anak di pertaruhkan untuk mendapatkan gelar juara baru. “Kami menjangkau hampir di setiap kota besar di Indonesia demi mendapatkan kualitas suara terbaik dari para peserta di setiap daerah,” ucapnya.

Hasbi menuturkan, kualitas vokal peserta The Voice Kids Indonesia dikenal tak main-main karena hanya mereka yang memiliki standar tinggi dalam vokal-lah yang dapat lolos dalam recruitment ini.

Tak hanya kualitas suara, karakter unik juga menjadi nilai untuk peserta. Karena bisa dipastikan mereka yang pernah lolos mengikuti recruitment di ajang ini pasti lolos di talent search lainnya. 

"The Voice Kids Indonesia menjaring talenta suara anak bangsa di seluruh penjuru indonesia, mempersatukan keragaman budaya indonesia dalam satu panggung," kata Hasbi.

The Voice Kids Indonesia juga untuk mewujudkan mimpi anak Indonesia untuk menjadi idola baru Indonesia melalui rangkaian recruitment di masing-masing kota di Indonesia. "Ini ajang menyalurkan bakat, dan semoga ada wakil dari Yogyakarta di Grand final," ucapnya.

Salah satu peserta, Matthew Mashandro Elltan mengaku tertarik ikut The Voice Kids karena memang hobi bernyanyi. Hobi ini terus di kembangkan sejak kelas II SD hingga kini di kelas V dengan ikut les vokal. "Ingin menyalurkan bakat dan wujudkan mimpi. Sama membanggakan orang tua," katanya. 

Menurut Ellthan, tahun lalu dia sudah pernah mengikuti ajang serupa. Namun tidak lolos dan tertantang untuk ikut audisi lagi. "(Tahun) kemarin sudah ikut, tetapi tidak lolos. Ini ikut lagi semoga lolos," ucap bocah asal Semarang ini.

Pada ajang The Voice Kids Indonesia 2019 lalu, Keva peserta asal Denpasar keluar sebagai juara. Kini The Voice Kids Indonesia kembali menggelar audisi bagi anak-anak untuk menyakurkan hobi bernyanyi.

Tahun ini ajang pencarian bakat ini dilaksanakan di 11 kota. Diantaranya di  Balikpapan, Padang, Bandung, Surabaya, Kupang, Medan, Denpasar, Makasar, Batam, Yigyajarta dan terakhir akan dilaksanakan di Jakarta.

Perjalanan peserta anak-anak dalam The Voice Kids Indonesia akan terus berlanjut setelah rangkaian Pre-Auditions yaitu adalah Babak Blind Auditions, Battle Round, Live Round, Semifinal dan berakhir di Grand Final.

Yang menarik di season ini adalah adanya treatment berbeda yaitu sistem ‘Block Button’ di Blind Auditions dan ‘Steal Deal’ di babak Battle Round. ‘Block Button’ dapat digunakan oleh salah satu coach ke coach lain agar tidak dapat dipilih oleh peserta pilihannya. Sedangkan ‘Steal Deal’ adalah kondisi di mana coach dapat menyelamatkan peserta yang gagal dari coach lain.


Editor : Kastolani Marzuki