get app
inews
Aa Text
Read Next : Truk Terseret Banjir Bandang Kali Bodri Kendal hingga Tenggelam, Evakuasi Dramatis 

Ratusan Hektare Tanaman Padi dan Palawija di Kendal Dilanda Kekeringan

Selasa, 14 Agustus 2018 - 11:36:00 WIB
Ratusan Hektare Tanaman Padi dan Palawija di Kendal Dilanda Kekeringan
Kondisi lahan persawahan yang mengering hingga pecah-pecah karena kekurangan air di Kendal. (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.idBencana kekeringan yang melanda Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng) terus meluas. Ratusan hektare tanaman padi di Patebon dan Kota Kendal terancam gagal panen karena tidak mendapat air. Selain padi, juga ada tanaman palawija milik petani yang terdampak kekeringan.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan (DP3K) Kendal, ada 115 hektare tanamana padi yang mengalami dampak kekeringan. Bencana ini terjadi di dua kecamatan, yakni Brangsong dan Kecamatan Gemuh.

Semantara masih banyak tanaman padi dan tembakau yang mulai layu, namun belum di laporkan ke instansi terkait. Dipastikan ratusan hektare tanaman padi ini, layu, dan terancam gagal panen.

Kepala Seksi Perlindungan Alat Mesin dan Tanaman Pangan Dinas Pertanian Wuryanto mengatakan, hingga saat ini baru dua wilayah yang melaporkan adanya dampak kekeringan pada tanaman padi dan palawija. Petani masih berusaha untuk menyedot air, baik melalui sungai maupun sumur di lingkungan persawahan.

“Solusi sementara dengan sistem gilir air tiga hari sekali untuk pengairan terhadap sawah-sawah yang mengalami kekeringan,” kata Wuryanto, Selasa (14/8/2018).

Dia menjelaskan, upaya ini akan terus diintensifkan untuk memastikan agar tanaman mendapat pengairan yang cukup. Namun cara ini hanya bagi sawah yang lokasinya dekat dengan sungai irigasi. Jika letak sawahnya berjauhan dengan sumber air, maka pompa tidak akan mampu mengalirkannya.

“Sejauh ini tanaman padi masih dalam kategori bisa diselamatkan. Kami akan terus upayakan bantuan bagi petani,” ujarnya.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut