Razia Petasan, Polres Grobogan Sita Puluhan Kardus Mercon Ledak

Rustaman Nusantara ยท Jumat, 27 Desember 2019 - 10:20 WIB
Razia Petasan, Polres Grobogan Sita Puluhan Kardus Mercon Ledak
Polres Grobogan melakukan razia petasan di seputar pasar induk Purwodadi, Jumat (27/12/2019). (Foto; iNews/Rustaman Nusantara)

PURWODADI, iNews.id – Polres Grobogan melaksanakan razia petasan di sejumlah lokasi di Purwodadi jelang perayaan tahun baru 2020. Polisi menyita puluhan kardus petasan yang berizin sebagai kembang api, tetapi ternyata memiliki daya ledak.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus kegiatan razia ini ada di seputaran Pasar Induk Purwodadi, Jumat (27/12/2019). Polisi menyisir seluruh kios di lokasi tersebut yang disinyalir menjual petasan.

Polres Grobogan juga memeriksa izin dari kios-kios tersebut. Alhasil polisi berhasil menemukan sejumlah petasan berdaya ledak yang izinnya tak sesuai di sebuah kios.

Sebanyak 25 kardus petasan berdaya ledak itu kemudian langsung diamankan polisi. Anggota Polres Grobogan sempat menyalakan satu petasan sebagai uji coba. Dari hasil percobaan itu polisi menyimpulkann petasan yang disita memiliki daya ledak berbahaya.

“Kami amankan karena izin dari toko itu menjual kembang api atau petasan jenis air mancur, tapi ada sejumlah mercon dengan daya ledak yang dijual. Daya ledaknya cukup besar dan bisa membahayakan orang terutama bagi anak-anak,” kata Kanit Patroli Satuan Sabhara Polres Grobogan, Iptu Setyo Budi.

Selain melakukan penyitaan, polisi juga melakukan sosialisasi kepada penjual mengenai bahaya petasan berdaya ledak. Hal itu untuk mencegah bahaya yang lebih besar seperti kebakaran yang dapat merusak hingar bingar perayaan tahun baru.

“Ini (petasan) walaupun ke atas tapi kalau meledak di bawah kena rumah bisa membakar. Itu bahayanya, belum lagi kalau kena tangan,” ujar Iptu Setyo Budi.

Polisi menyatakan razia ini digelar dalam rangka menciptakan kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat Grobogan jelang perayaan tahun baru. Polres Grobogan akan  terus menggelar razia petasan hingga perayaan tahun baru usai.


Editor : Rizal Bomantama