Ribuan Hama Serang Permukiman di Grobogan, Beberapa Keluarga Mengungsi

Rustaman Nusantara ยท Selasa, 19 November 2019 - 16:27 WIB
Ribuan Hama Serang Permukiman di Grobogan, Beberapa Keluarga Mengungsi
Serangan hama sejenis kumbang kecil yang mengeluarkan bau tidak sedap serang desa di Grobogan, Jawa Tengah. (Foto: iNews/Rustaman Nusantara)

GROBOGAN, iNews.id - Ribuan hama tanaman menyerang Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan, Jawa Tengah. Akibatnya beberapa warga terpaksa mengungsi ke rumah famili yang jauh agar terhindar dari serangan hama.

Binatang kecil sejenis kumbang warna hitam tersebut mengeluarkan cairan dan bau tidak sedap. Tidak jarang, hama tersebut masuk ke telinga anak-anak yang tidur.

Biasanya hama ini akan datang pada malam hari dan mendekati sumber cahaya. Warga yang terpaksa mengungsi biasanya akan pulang ke rumah pada pagi dan siang hari untuk membersihkan hama yang sudah memenuhi sudut rumah.

Kejadian serangan hama ini sudah terjadi sejak minggu lalu. Warga mengaku resah dengan adanya hama yang masuk ke dalam rumah. Selain di lantai, hama ini bisa menempel di atap dan dinding.

Menurut salah satu warga, Jamilatun, hama ini sangat mengganggu aktifitasnya. Apalagi dia tidak lagi bisa maksimal membuat dan menjual makanan kecil karena hama itu. “Saya cuma bisa buat kue pagi sampai siang, biasanya sampai sore. Kalau malam sudah pada datang. Jadi penghasilan berkurang,” katanya.

Sementara itu, salah satu keluarga yang mengungsi, Nur Kholis mengaku terpaksa pindah ke rumah orang tuanya sampai kondisi rumahnya aman. Dia mengaku bersama warga lain sudah berusaha mengusir hama tersebut dengan membakar dan menyemprot sumber hama tanaman, namun tidak berhasil.

“Sangat menganggu hama ini, bahkan saya dan keluarga tidurnya mengungsi,” katanya.

Kepala Dusun Selo, Suprapto mengaku sudah melaporkan kejadian ini Dinas Kesehatan dan Kecamatan untuk menindaklanjuti mewabahnya hama tanaman ini. Sayangnya hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang lebih pasti.

“Warga sudah resah, takut kalau hama ini masuk telinga terutama anak kecil,” katanya.

Warga juga khawatir jika situasi ini tidak segera ditangani pemerintah, hama tanaman akan terus meyebar di rumah-rumah warga lainnya. Akibatnya bau tidak sedap dan lingkungan tidak sehat akan semakin meluas.


Editor : Umaya Khusniah