Ribuan Nelayan Pati Demo Hari Ini, Tuntut Harga BBM Industri Turun
PATI, iNews.id - Ribuan nelayan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Nelayan Besar Kabupaten Pati akan menggelar unjuk rasa hari ini, Senin (4/5/2026) hari ini. Demo terpusat di Alun-alun Simpang Lima dan Halaman Kantor Pemkab Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Gelombang aksi besar-besaran nelayan dari kawasan Juwana dan wilayah pesisir lainnya menuntut penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) industri untuk kebutuhan melaut.
Sejak pagi, kawasan pusat kota mulai dipadati massa yang datang membawa aspirasi terkait tingginya biaya operasional melaut. Bagi para nelayan, harga BBM industri menjadi persoalan krusial. Solar bukan sekadar kebutuhan, melainkan penentu utama apakah mereka bisa melaut atau tidak.
Ketika harga bahan bakar meningkat, biaya operasional ikut membengkak. Sementara itu, hasil tangkapan tidak selalu sebanding dengan pengeluaran yang harus ditanggung.
Kondisi tersebut mendorong nelayan untuk menyuarakan tuntutan secara langsung kepada pemerintah agar segera mengambil langkah konkret guna meringankan beban mereka.
Polda Jateng telah menginformasikan rencana aksi ini kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi. Polisi menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak demokrasi yang dilindungi undang-undang.
“Kami menyampaikan kepada masyarakat Kabupaten Pati dan sekitarnya, bahwa pada tanggal 4 Mei 2026 akan ada kegiatan penyampaian aspirasi oleh elemen nelayan di Kabupaten Pati. Hal ini merupakan bagian dari hak demokrasi yang dijamin oleh undang-undang,” ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, Senin (4/5/2026).
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap mengikuti informasi resmi.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ikuti informasi resmi dari kepolisian serta menyesuaikan aktivitas selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Seiring berkumpulnya massa dari berbagai wilayah, arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi diperkirakan mengalami kepadatan. Pengguna jalan diminta menghindari kawasan Alun-alun Simpang Lima dan Kantor Pemda Pati.
“Kami sarankan masyarakat untuk menghindari titik-titik lokasi aksi dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar aktivitas tetap berjalan lancar,” ucapnya.
Editor: Donald Karouw