Sakit Hati Kontrak Kerja Tak Diperpanjang, Eks Karyawan Bobol Brankas Perusahaan

Heri Susanto ยท Senin, 27 Juli 2020 - 10:09 WIB
Sakit Hati Kontrak Kerja Tak Diperpanjang, Eks Karyawan Bobol Brankas Perusahaan
Kapolres Cilacap AKBP Derry Agung Wijaya (kiri) dengan pelaku (Foto: iNews/Heri Susanto)

CILACAP, iNews.id - Seorang mantan karyawan di sebuah jasa pengiriman uang di Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) nekat membobol brankas perusahaanya. Pelaku bernama Ruswandi itu mengaku aksi nekatnya karena sakit hati kontrak kerjanya tidak diperpanjang.

Akibatnya pembobolan brankas, perusahaan mengalami kerugian senilai Rp50 juta. Pelaku berhasil ditangkap Satreskrim Polres Cilacap setelah sempat membeli sepeda motor dari uang hasil curianya.

Kapolres Cilacap AKBP Derry Agung Wijaya mengatakan, pelaku sudah mengetahui situasi kantor. Ruswandi masuk dengan menjebol atap kantor kemudian menggondol brankas berisi uang lebih dari Rp50 juta rupiah.

Setelah menjalankan aksinya, pelaku kemudian kabur selama dua minggu. Sebagian uang hasil curiannya digunakan untuk membeli sepeda motor.

"Adapun modus operandi yang dilakukan pelaku yakni memanjat genting dan memasuki ruangan dan membongkar brankas tersebut dan membawa kabur uang kurang lebih di atas Rp50 juta," ucapnya Derry, Senin (27/7/2020).

Dari hasil pemeriksaan polisi, selain karena tekanan ekonomi, pelaku sakit hati kontrak kerjanya tidak diperpanjang lagi oleh perusahaan. Selain meringkus pelaku, polisi juga menyita beberapa barang bukti berupa uang sisa hasil curian, sebuah pisau serta sepeda motor.

Pelaku Ruswandi mengatakan, masa kontraknya sebagai pekerja tidak diperpanjang. Padahal dia tidak memiliki catatan buruk.

"Saya enggak diperpanjang (kerjanya), padahal enggak ada apa-apa," katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, pelaku saat ini mendekam di tahanan Mapolres Cilacap. Pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.


Editor : Nani Suherni