Satgas Covid-19 RS UNS: Varian Delta Asal India Dapat Mengelabui Sistem Imun Tubuh

Ary Wahyu Wibowo ยท Jumat, 18 Juni 2021 - 18:59:00 WIB
Satgas Covid-19 RS UNS: Varian Delta Asal India Dapat Mengelabui Sistem Imun Tubuh
Juru bicara Satgas Covid-19 RS UNS Solo, dr Tonang Dwi Ardyanto. Foto: dok.

SOLO, iNews.id – Masyarakat diminta waspada terkait bahaya penyebaran Covid-19 varian Delta asal India yang telah masuk di Kabupaten Kudus. Varian ini dapat mengelabui sistem imun tubuh manusia yang berbeda dengan varian-varian lainnya.

Juru bicara Satgas Covid-19 Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, dr Tonang Dwi Ardyanto mengatakan, varian Delta punya cara penularan antarmanusia yang sama dengan varian lainnya. Namun yang harus diwaspadai adalah varian ini dapat mengelabui sistem imun tubuh manusia yang berbeda dengan varian-varian lainnya.

“Sampai saat ini cara penularan belum berubah, tetap lewat mata, mulut, dan hidung. Hanya bedanya mutasi bisa mengelabui sistem imun. Diam-diam menempel pada sel tubuh, maka tidak bergejala di awal. Kalau yang sebelumnya kan begitu nampak langsung bereaksi, tapi yang ini tidak,” kata Tonang melalui siaran pers Humas UNS Solo, Jumat (18/6/2021).

Pada kebanyakan kasus pasien yang terjangkit varian Delta, gejalanya baru diketahui saat virus sudah masuk ke paru-paru. Hal ini membuat kondisi pasien semakin cepat memburuk dan membuat tingkat keefektifan vaksin yang diproduksi sebelum varian ini muncul menjadi berkurang.

“Nggak ketahuan dia (varian Delta) menyebar banyak sampai ke paru-paru. Baru di paru-paru menimbulkan gejala dan terasa, sehingga orang mengatakan kok sekarang cepat sekali memburuk, ya karena ketahuannya pas sudah masuk paru-paru,” ujarnya. 

Dirinya mengimbau masyarakat Solo tidak perlu cemas berlebihan terhadap masuknya varian Delta ke Indonesia. Hal ini sekaligus sebagai respon atas kabar yang menyebut varian Delta sudah masuk ke Solo. Padahal fakta yang sebenarnya, varian Delta baru ditemukan pada pasien Covid-19 asal Kabupaten Kudus yang diisolasi di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. 

Dari hasil pemeriksaan terhadap 34 sampel whole genome sequencing (WGS), sudah dikonfirmasi jika 28 pasien Covid-19 asal Kabupaten Kudus terjangkit varian Delta.

Editor : Ary Wahyu Wibowo

Halaman : 1 2