Sri Sultan Menyapa di Tengah Corona: Gotong Royong Tak Hanya di Desa

Kuntadi ยท Selasa, 14 April 2020 - 12:44 WIB
Sri Sultan Menyapa di Tengah Corona: Gotong Royong Tak Hanya di Desa
Sri Sultan Hamengku Buwono X di Bangsal Kencana Keraton Ngayogyakarta (Foto: Dokumen Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat)

YOGYAKARTA, iNews.id – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menyapa warganya di tengah pandemi Covid-19. Lewat akun Instagram resmi Humas Jogja, Sri Sultan menginggung soal mengasah ketajaman akal-budi dalam menghadapi musibah.

Dengan tema "Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi" Sri Sultan mengatakan, saat ini semua orang sedang diuji bencana. Namun, selama menghadapi bencana tersebut bagaimana sesama manusia bisa saling menolong.

"Kini adalah saat yang tepat untuk mawas diri. Apakah kita cuma mementingkan diri sendiri ataukah migunani tumraping liyan (saling memikirkan lainnya)? Islam mengajarkan sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang berguna bagi sesama," tulis Sri Sultan, Selasa (14/4/2020).

Dia kembali mengingatkan pentingnya budaya gotong royong. Tidak hanya di desa tetapi warga kota juga harus saling menjaga satu sama lain.

"Maka, eratkanlah kembali budaya gotong royong, tidak hanya di desa-desa tapi juga di kota-kota," katanya.

Kabid Humas Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY Ditya Nanaryo Aji mengatakan program "Sultan Menyapa" ini merupakan inisiasi Sri Sultan HB X, untuk secara rutin menyampaikan pesan kepada masyarakat. Agar selalu waspada dalam menghadapi pandemi Covid-19. Seperti dapat dilihat belakangan ini, jalanan mulai sedikit ramai dibandingkan beberapa minggu lalu.

“Pesan beliau diharapkan mampu memberikan penguatan atas pesan-pesan beliau sebelumnya di Sapa Aruh dan pesan agar masyarakat tidak mudik,” ujarnya.

Seri pertama, Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi bermaksud memberikan pengertian bahwa masyarakat tidak boleh egois. Ilmu yang tinggi akan sangat berarti jika dapat diterapkan dan berguna bagi masyarakat lain, dan gotong royong merupakan modal sosial terbesar rakyat Yogyakarta untuk menghadapi pandemi ini bersama-sama.


Editor : Nani Suherni