Suasana Duka Iringi Pemakaman 3 Pekerja Perbaikan Kapal Tongkang di Boyolali

Tata Rahmanta ยท Senin, 29 Juli 2019 - 20:44 WIB
Suasana Duka Iringi Pemakaman 3 Pekerja Perbaikan Kapal Tongkang di Boyolali
Warga menggotong keranda jenazah salah satu pekerja perbaikan kapal tongkang yang tewas akibat keracunan. untuk dimakamkan di Desa Pentur, Boyolali. (Foto: iNews.id/Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id – Suasana duka menyelimuti keloarga tiga dari empat korban yang tewas keracunan saat memperbaiki kapal tongkang di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Ketiga korban yakni, Lamani (32), Muhammad Nur Huda (22) dan Sujadi (33). Jenazah ketiga korban tiba di rumah duka masing-masing dan langsung dimakamkan di pemakaman umum Desa Pentur, Kecamatan Simo, Boyolali, Senin (29/7/2019).

Ayah Nur Huda, Dawud mengaku baru mendapat kabar anaknya menjadi korban saat memperbaiki kapal tongkang pada pagi hari setelah kejadian. “Saya sebelumnya sudah telepon jam 3, tapi teleponya tidak aktif. Padahal, biasanya teleponnya selalu hidup,” katanya ditemui seusai pemakaman, Senin (29/7/2019).

Kepala Desa Pentur, Maskuriyadi mengatakan, keempat korban tewas itu semuanya warga Desa Pentur, namun satu korban sudah pindah domisili. “Hanya jenazah Mardjono yang dibawa ke Bekasi. Almarhum ini sudah pindah domisili ke Bekasi,” ucapnya.

Diketahui, empat pekerja perbaikan kapal tongkang tewas diduga keracunan gas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, dini hari tadi.

Kepala Basarnas Jateng, Aris Sofingi, mengungkapkan kronologi kejadian berawal saat para korban melakukan perbaikan ruang dalam kapal (palka) pada Minggu siang. Namun, tidak ada kabar mereka hingga sore hari.


Editor : Kastolani Marzuki