Tausiah

Tak Sependapat Virus Corona Tentara Allah, Begini Penjelasan Quraish Shihab

Kastolani, Okezone · Kamis, 02 April 2020 - 05:30:00 WIB
Tak Sependapat Virus Corona Tentara Allah, Begini Penjelasan Quraish Shihab
Pakar Tafsir Alquran Profesoe Quraish Shihab. (Foto: Dok.iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Di awal kemunculannya virus corona yang mewabah di Wuhan, China sempat ramai dan disebut sebagai tentara Allah SWT. Kabar itu pun menjadi perdebatan di berbagai media sosial.

Pakar Tafsir Alquran Indonesia, Quraish Shihab mengatakan, virus corona sebenarnya sebagai bagian dari setan-setan. "Oleh karena itu, saya tidak sependapat kalau virus ini tentara Allah," kata Quraish Shihab dalam Youtube Shihab dan Shihab.

Dalam video bertitel "Benarkah Corona Tentara Allah?| Shihab & Shihab yang tayang 23 Maret 2020 lalu itu sudah ditonton lebih dari 1 juta orang dan disukai 32.000 netizen.

Quraish mengatakan, dalam Alquran dan hadist Nabi SAW, penyakit diakibatkan oleh setan. Nabi Ayub alaihi salam (AS) pernah mengatakan, "Setan telah menimpaku dengan penyakit melelahkan, menyiksa, disebabkan oleh setan."

وَاذْكُرْ عَبْدَنَآ اَيُّوْبَۘ اِذْ نَادٰى رَبَّهٗٓ اَنِّيْ مَسَّنِيَ الشَّيْطٰنُ بِنُصْبٍ وَّعَذَابٍۗاُرْكُضْ بِرِجْلِكَۚ هٰذَا مُغْتَسَلٌۢ بَارِدٌ وَّشَرَابٌ  

Artinya: "Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika ia menyeru Tuhannya, "Sesungguhnya aku diganggu setan dengan kepayahan dan siksaan.”(Allah berfirman), "Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum.”  (QS. Shad: 42-43).

"Virus-virus ini, thaun merupakan ulah setan dan jin. Jin sesuatu yang tersembunyi, salah satunya virus. Demikian para ulama bilang, makanya harus dihindari, dimusuhi," kata Quraish Shihab.

Penulis Tafsir Al Misbah ini mengakui memang terlalu banyak berita dan tulisan yang simpang siur mengenai virus corona. Ada kabar yang tak bertanggung jawab. Namun ada juga yang mengandung kebenaran.

"Dalam konteks menanggapi pendapat corona tentara Allah, saya tak sependapat dengan hal itu. Ini bukanlah siksa Allah sebab wabah corona melanda dunia, mengenai orang-orang baik dan orang-orang yang tak berdosa. Apakah mereka disiksa juga? Abi lebih senang kalau menyebut wabah corona ini adalah bencana berupa ujian dari Allah untuk umat manusia yang dewasa ini sering angkuh dan merasa mampu melakukan segala sesuatu," ujar Quraish Shihab.

Penulis buku Membumikan Alquran itu kemudian menyitir surat Al Anfal tentang siksaan. Allah berfirman:

وَاتَّقُوْا فِتْنَةً لَّا تُصِيْبَنَّ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْكُمْ خَاۤصَّةً ۚوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ

Artinya: Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zhalim saja diantara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya". (QS. Al Anfal: 25)

Wabah corona, kata Quraish Shihab, merupakan bencana berupa ujian. "Kita harus sadar orang yang tak salah, orang yang dekat sama Allah juga wafat karena bencana ini. Mereka akan mendapatkan nikmat dan ganjaran dari Allah."

"Mereka yang wafat karena thaun, wabah penyakit pada masa Nabi dan sahabat Nabi, dinilai sebagai syahid. Mereka tetap dimandikan, dikafankan, beda dengan syahid yang gugur di jalan Allah tak perlu dimandikan."

Menurut Quraish, kematian akibat virus corona serupa dengan ganjaran orang yang meninggal di medan perang karena Allah.

Editor : Kastolani Marzuki