Tak Tahu Syarat Wakilkan Pengambilan Bantuan, Nenek Ini Gagal Bawa Uang Tunai

Rustaman Nusantara ยท Rabu, 13 Mei 2020 - 17:15 WIB
Tak Tahu Syarat Wakilkan Pengambilan Bantuan, Nenek Ini Gagal Bawa Uang Tunai
Supatmi (60) warga Dusun Plosonambangan, Desa Rejosari Kecamatan Grobogan saat menyodorkan data kepada petugas (Foto: iNews/Rustaman Nusantara)

GROBOGAN, iNews.id - Seorang nenek di Grobogan yang sudah mengantre selama dua jam sempat kecewa karena tidak dapat mengambil bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial. Surat undangan dengan kartu identitas yang dia bawa tidak sesuai dengan data penerima bantuan.

Supatmi (60) warga Dusun Plosonambangan, Desa Rejosari Kecamatan Grobogan akhirnya meninggalkan kantor balai desa dengan rasa kecewa pada Rabu (13/5/2020). Dia gagal membawa uang Rp600.000 karena seluruh persyaratan yang diserahkan tidak sesuai.

Dalam undangan penerima tercantum atas Ahmad Makruf Khoirun, namun nama tersebut tidak ada dalam kartu keluarga (KK) Supatmi. Petugas masih memberikan kesempatan untuk pengambilan BST atas nama yang bersangkutan.

Supatmi menjelaskan, Ahmad merupakan keponakannya. Dia tinggal dengan Supatmi sejak masih duduk di kelas 2 SD berada di Medan. Ahmad sudah tinggal dengannya sejak ibunya meninggal.

"Ini anaknya sedang kerja di Medan, jadi enggak bisa pulang," kata Supatmi.

"Ya enggak bisa diambil (uangnya) harus dengan yang satu KK, masalahnya KKnya siapa, ibunya sudah meninggal bapaknya enggak ngurusi," ujarnya menambahkan.

Selain Supatmi, beberapa warga juga sempat mengeluhkan adanya data yang penerima bantuan ganda. Selain mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) juga mendapatkan BST dan BLT.

Warga Rejosari lainnya, Wulan sempat melaporkan ke perangkat desa. Dari pengamatannya ada satu orang yang dia lihat menerima bantuan ganda.

Sementara itu, Kepala Desa Rejosari Ali Sodiqin menjelaskan yang berhak menerima BST dan BLT merupakan warga miskin yang belum terdaftar sebagai penerima PKH. Jika ada temuan yang melenceng, warga bisa melapor ke secara langsung.

"Kalau ada yang tidak sesuai, silakan laporkan ke kami," ucapnya.


Editor : Nani Suherni