Tak Terima Motor Dijual, Anak  Laporkan Ibu Kandung ke Polisi di NTB

Ema Widiawati · Senin, 29 Juni 2020 - 15:11 WIB
Tak Terima Motor Dijual, Anak  Laporkan Ibu Kandung ke Polisi di NTB
Ilustrasi kasus penggelapan. (Foto: istimewa)

LOMBOK TENGAH, iNews.id - Seorang anak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) berinisial M (40) nekat melaporkan ibu kandungnya, K (60) ke polisi. Penyebabnya, M tidak terima motor hasil warisan ayahnya dijual ibunya.

Meski demikian, laporan tersebut ditolak mentah-mentah oleh Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono.

Dia bahkan menasihati M yang dinilai tidak memiliki hati nurani karena tega melaporkan ibunya hanya karena masalah motor.

"Saya perintahkan anak buah saya untuk tidak memproses laporan M," katanya, Senin (29/6/2020).

Kekecewaan Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo terhadap M itu terekam dalam video berdurasi 5 menit 11 detik yang kini viral di media sosial.

Dalam video amatir tersebut,  tampak Kasatreskrim AKP Priyo menasihati M yang membawa serta ibunya ke polisi agar menghormati ibu yang telah melahirkannya dan tidak memerkarakannya hanya karena masalah motor.

Peristiwa itu bermula dari kekecewaan M terhadap ibunya yang dinilai telah menjual motor warisan ayahnya.
"Pelapor atau anak si ibu itu keberatan motor warisan ayahnya dijual. Si ibu dituduh telah menggelapkan motor," katanya.

AKP Priyo menuturkan, surat-surat motor tersebut masih lengkap dan kini masih dipegang ibu pelapor. 

Tak hanya menasihati pelapor, Kasatreskrim juga mengganti uang pembelian motor oleh ibunya dengan syarat pelapor meminta maaf ke ibu kandungnya karena telah melaporkan ke polisi.

"Karma itu tetap berlaku, karena itu si pelapor harus minta maaf ke ibunya," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki