get app
inews
Aa Text
Read Next : Mengerikan! Tanah Bergerak di Purbalingga Rusak 19 Rumah, 20 KK Mengungsi

Tanah Bergerak di Jateng, Puluhan Rumah Warga di Banyumas dan Purbalingga Rusak

Sabtu, 15 November 2025 - 15:48:00 WIB
Tanah Bergerak di Jateng, Puluhan Rumah Warga di Banyumas dan Purbalingga Rusak
Puluhan rumah warga rusak akibat pergerakan tanah di Banyumas dan Purbalingga, Jateng hingga warga terpaksa mengungsi. (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id - Fenomena pergerakan tanah berdampak besar pada ratusan warga di dua wilayah Jawa Tengah, yakni Banyumas dan Purbalingga. Puluhan kepala keluarga terdampak, rumah rusak hingga warga terpaksa harus mengungsi.

Tanah bergerak ini pertama kali dilaporkan terjadi di Kabupaten Banyumas, tepatnya di Desa Ketanda, Kecamatan Sumpiuh, pada Jumat (14/11/2025).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan 56 KK terdampak dan 33 warga terpaksa mengungsi ke Balai Desa Ketanda.

“Gerakan tanah terjadi di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, pada Jumat (14/11). Lokasi terdampak berada di Desa Ketanda, Kecamatan Sumpiuh. Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 56 KK terdampak, sedangkan 33 warga dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengungsi sementara waktu,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Sebanyak 42 rumah mengalami kerusakan, terdiri atas 32 rusak sedang dan 10 rusak ringan. BPBD Banyumas telah menyalurkan bantuan kebutuhan dasar dan mengaktifkan dapur umum untuk melayani para pengungsi.

Selain Banyumas, pergerakan tanah juga terjadi di Kabupaten Purbalingga pada Kamis (13/11/2025) setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. BPBD Purbalingga mencatat 20 KK atau 65 jiwa harus dievakuasi ke lokasi aman.

Posko pengungsian dan dapur umum telah disiapkan. Dua rumah warga bahkan roboh akibat pergerakan tanah yang terus berlangsung.

“Dari sejumlah rumah di kawasan bahaya, terdapat 2 rumah warga yang roboh akibat gerakan tanah. Hingga Jumat kemarin (14/11), petugas memantau tanah di kawasan terdampak masih bergerak,” katanya.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut