Terlilit Utang, Ibu Muda di Salatiga Palsukan Sertifikat Tanah

Lurisa Lulu ยท Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:30 WIB
Terlilit Utang, Ibu Muda di Salatiga Palsukan Sertifikat Tanah
Ilustrasi penangkapan. (Foto: Istimewa).

SALATIGA, iNews.id - Seorang ibu muda di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), nekat memalsukan sertifikat tanah seluas hampir satu hektare. Motifnya karena sedang terlilit utang rentenir hingga ratusan juta.

Pelaku, HN (35), membuat sertifikat tanah palsu seharga Rp150 juta. Dia dibantu oleh seorang oknum ASN di Kota Semarang, Jateng.

"Tersangka mengaku sengaja memalsukan sertifikat tanah tersebut lantaran terlilit utang rentenir hingga ratusan juta," kata Kapolres Salatiga, AKBP Gatot Hendro, kepada wartawan, Rabu (21/8/2019).

Menurut dia, kasus ini bermula saat tersangka menjual tanah miliknya seluas 946 meter persegi kepada korban, Yusak Sadikoen, seharga Rp700 juta.

Usai proses jual beli, korban langsung mendatangi BPN Salatiga untuk mengecek keaslian dokumen. Petugas pun memastikan kalau sertifikat tanah tersebut palsu, lantaran nama pemilik tak terdaftar.

"Dari sana, korban melapor ke Mapolres Salatiga atas dugaan penipuan dan pemalsuan dokumen. Setelah diselidiki, petugas menangkap pelaku," ujarnya.

Tersangka HN mengatakan, terpaksa memalsukan sertifikat karena sedang terlilit utang. Dia mengaku, membayar Rp150 juta ke oknum ASN di Semarang yang telah membantunya mencetak sertifikat tersebut.

"Iya, saya bayar Rp150 juta untuk sertifikat itu," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal