Tidak Kuat Bayar Sewa Mobil, 2 Pemuda Bobol Gudang Sembako di Kendal

Eddie Prayitno ยท Rabu, 05 Februari 2020 - 20:00 WIB
Tidak Kuat Bayar Sewa Mobil, 2 Pemuda Bobol Gudang Sembako di Kendal
Kedua tersangka pembobolan gudang sembako di Desa Ngampel kulon, Kendal, Rabu (5/2/2020). (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id - Dua pemuda nekat membobol gudang sembako di Desa Ngampel kulon, Kendal, Rabu (5/2/2020) dini hari. Pelaku yang menggondol enam peti telur ayam ditangkap polisi setelah ban mobilnya kempes di tengah jalan.

Dari hasil pengembangan petugas, salah satu pelaku sudah tiga kali melakukan aksi pencurian dengan sasaran sembako dan hasil pertanian. Kedua pelaku yang diamankan Polsek Pegandon yakni Achmad Yuri Priyanto, warga Desa Keboangung Ngampel, Kendal dan Rifa’i, warga Bandungrejo, Mranggen, Demak.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku mencari sasaran pintu gudang sembako yang sedikit terbuka. Pelaku kemudian merusak gembok pintu menggunakan martil, gembol dipukul hingga rusak.

Tersangka Rifa’i mengatakan, diajak tersangka Achmad untuk mencari sasaran. Dia mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian.

"Saya baru kali ini, awalnya diajak jalan-jalan katanya mau nyari sasaran," kata Rifa’i, Rabu (5/2/2020).

Sementara tersangka Achmad yuri priyanto berdalih terpaksa membobol gudang sembako karena terdesak kebutuhan untuk melunasi uang sewa mobil.

Mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi H 8900 HE yang digunakan untuk mencuri itu dipinjam dari seorang anggota polisi di Semarang.

Dia mengaku sudah tiga kali melakukan aksi pencurian. Hasil kejahatannya dijual ke warga dengan harga murah. Sementara uang yang didapat rencananya untuk membayar sewa mobil serta kebutuhan sehari-hari.

"Iya buat bayar sewa mobil. Saya enggak kuat bayar, jadi saya nyuri," ucapnya.

Kapolsek Pegandon Iptu Agus Supriyadi mengatakan, dari hasil pengembangan pelaku sudah melakukan aksi sebanyak tiga kali yakni di Pegando, Gemuh dan Weleri.

"Petugas sudah mengamankan enam peti telur ayam, terus mobil Xenia warga hitam," ucapnya.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan dengan ancaman tujuh tahun penjara.


Editor : Nani Suherni