Tim Gabungan Pemkot Tegal Temukan Daging Busuk dan Mengandung Babi

Yunibar · Jumat, 25 Mei 2018 - 17:39 WIB
Tim Gabungan Pemkot Tegal Temukan Daging Busuk dan Mengandung Babi
Pjs Wali Kota Tegal Achmad Rofai saat merazia makanan di salah satu pasar modern. (Foto: iNews.id/Yunibar SP)

TEGAL, iNews.id - Petugas gabungan dari Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Polresta Tegal menggelar inspeksi mendadak (sidak) makanan ke sejumlah took dan pasar swalayan di Kota Tegal, Jawa Tengah, Jumat (25/5/2018).

Hasilnya, petugas menemukan sejumlah produk makanan tidak layak konsumsi yang dijual di sejumlah toko tradisional dan pasar modern. Beberapa produk makanan itu juga sudah kedaluarsa dan mengandung babi yang dicampur dengan produk lain.

Di salah satu pasar modern, petugas juga banyak menemukan berbagai jenis produk yang kemasannya rusak, tahu dan tempe kedaluarsa, serta mengeluarkan bau busuk, daging busuk dan lain lain. Daging yang ditemukan sudah tidak terlihat segar dan mengeluarkan bau menyengat karena diduga kandungan airnya terlalu tinggi sehingga ketika disimpan mudah membusuk.

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tegal Achmad Rofai yang memimpin sidak pun langsung memberikan teguran dan meminta kepada pemilik toko maupun pengelola pasar modern untuk menarik produk yang bermasalah tersebut. 

“Kami minta pengelola toko dan pasar modern untuk menarik produk-produk makanan yang kedaluarsa dan tidak layak konsumsi. Mereka seharusnya menjaga dan memberikan jaminan kualitas produk kepada konsumen,” katanya.

Pengelola pasar modern, Antonius Sutanto mengaku lalai mengecek makanan yang disuplai dari industri rumahan. “Kami tidak ngecek lagi produk yang dikirim. Secepatnya daging dan tahu busuk ini kita Tarik,” katanya.

Selain mengecek kondisi fisik produk makanan dan minuman, petugas gabungan juga mengecek uji bahan tambahan yang mengandung kandungan pengawet dan pewarna semisal formalin dan rhodamin. 

Namun dalam pengecekan tersebut petugas tidak menemukan produk bermasalah. Razia makanan dan minuman ini akan terus dilakukan secara rutin hingga menjelang Lebaran mendatang.


Editor : Kastolani Marzuki