Tolak Pembangunan Waduk, Warga Gembosi Ban Mobil Bupati Brebes

Yunibar ยท Sabtu, 07 Desember 2019 - 14:15 WIB
Tolak Pembangunan Waduk, Warga Gembosi Ban Mobil Bupati Brebes
Ban mobil dinas bupati Brebes tampak kempes usai digembosi warga yang protes pembangunan waduk di Kecamatan Bantarkawung, Sabtu (7/12/2019). (Foto: iNews/Yunibar Surya Pamungkas)

BREBES, iNews.id – Ratusan warga yang terdampak rencana pembangunan Waduk Cipamali melakukan aksi unjuk rasa di Pendopo Kantor Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Sabtu (7/12/2019). Saat itu Bupati Brebes Idza Priyanti sedang melakukan sosialisasi dana desa.

Warga mengaku menggelar aksi unjuk rasa secara mendadak ketika mengetahui sang bupati berkunjung ke kecamatan tersebut. Massa yang awalnya hanya berjumlah belasan menjadi semakin banyak ketika hari memasuki siang.

Mereka membawa spanduk bertuliskan “Warga Bantarkawung Menolak Pembangunan Waduk. Jangan Rampas Hak Kami, Jangan Tenggelamkan Kami”. Mereka menolak rencana itu karena tak mau pindah dari tanah kelahirannya.

BACA JUGA: Puluhan Ton Ikan Mas di Waduk Darma Kuningan Mati, Petani Rugi Ratusan Juta Rupiah

Semakin siang aksi unjuk rasa yang diikuti ratusan warga semakin memanas. Massa melakukan aksi bakar ban. Mereka terus meneriakkan tuntutan kepada bupati.

Bupati sempat menghentikan kegiatan sosialisasi dan menerima perwakilan pengunjuk rasa. Setelah itu Idza Priyanti terpaksa dievakuasi menggunakan mobil polisi. Karena warga menggembosi keempat ban mobil dinas bupati Mitsubishi Pajero Sport bernomor polisi G 1 G. Mobil berpelat merah itu terparkir di depan masjid Kantor Kecamatan Bantarkawung.

Camat Bantarkawung, Eko Supriyanto mengatakan pemerintah menerima aspirasi dari masyarakat dan akan segera menyampaikannya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

”Pemerintah kecamatan dan kabupaten menerima aspirasi tersebut dan akan membicarakannya dalam waktu dekat. Lalu kami akan sampaikan ke provinsi karena penentuan kebijakan ada di sana,” kata Eko.

BACA JUGA: Indahnya Waduk Sermo Kulonprogo, Danaunya Eksotis Mirip di Ranu Kumbolo

Sementara itu pengunjuk rasa mengatakan akan melanjutkan aksi ke Pemkab Brebes jika tuntutannya tak dikabulkan. Bahkan mereka mengancam akan datang dengan jumlah massa lebih banyak.

“Ini aksi kedua dan kami lakukan spontan setelah tahu bupati datang. Tadi warga sudah diterima tapi bupati belum berani menandatangani surat penolakan pembangunan waduk. Kami akan lakukan aksi di Pemkab Brebes dan dengan jumlah lebih banyak jika aspirasi tidak dikabulkan,” ujar warga bernama Sarben.

Pemprov Jateng berencana membangun Waduk Cipamali yang membendung Sungai Pemali di kawasan Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung. Waduk itu rencananya dapat menampung satu miliar kubik air. Warga protes karena tak pernah dilibatkan dalam sosialisasi rencana tersebut.


Editor : Rizal Bomantama