Unik, Babi Hutan Berjari Ada di Banyumas, Suka Makan Nasi dan Kopi

Saladin Ayyubi ยท Selasa, 16 Juni 2020 - 07:39:00 WIB
Unik, Babi Hutan Berjari Ada di Banyumas, Suka Makan Nasi dan Kopi
Babi hutan unik di Banyumas, Jateng. (Foto: iNews/Saladin Ayyubi)

BANYUMAS, iNews.id - Seekor babi hutan dengan bentuk kaki dan memiliki kebiasaan aneh ditemukan di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng). Kini babi hutan tersebut dikurung di halaman salah seorang warga dan menjadi tontonan banyak orang.

Warga Jatilawang, Banyumas dibuat heboh dengan babi hutan milik Bawor, warga Rt 8 Rw 3 Desa Pakuncen, kecamatan setempat. Bagaimana tidak, keempat kaki hewan berbulu hitam ini memiliki empat jari yang panjang.

Tak hanya itu, babi hutan tersebut juga mau makan makanan yang biasa dimakan manusia seperti nasi, teh, kopi bahkan rokok. Akibat kelainan pada kakinya, babi huta ini berjalan terseok-seok.

Tiap hari, halaman rumah Bawor ramai pengunjung yang penasaran dengan babi hutan tersebut. Di samping kandang, disediakan sebuah kotak amal yang dapat diisi oleh pengunjung untuk biaya perawatan babi hutan.

Bawor mengaku sudah memelihara babi hutan tersebut sejak tiga bulan lalu. Awalnya, istrinya bermimpi didatangi seorang anak kecil minta dipelihara. Selanjutnya, Bawor dihubungi oleh seseorang yang mengatakan jika di Hutan Karangnining, Pangandaran ada babi aneh.

"Teman saya tidak berani menangkap. Saya lalu ke sana dan menangkapnya," katanya, Minggu (15/6/2020).

Dia mengaku, saat akan ditangkap, babi hutan itu dipanggil 'Abah' dan anehnya langsung merespon dengan cara berdiri. Sebelum ditangkap, Bawor mengajak babi hutan tersebut berbicara.

Dia mengatakan, bila babi hutan tersebut ingin ikut dirinya, maka harus patuh. Awalnya babi hutan tersebut berlarian enggan dipegang, namun akhirnya patuh.

"Saya pegang ekornya, saya angkat pelan-pelan diam saja," katanya.

Dalam perjalanan menuju rumah, Bawor sempat bertemu dengan polisi yang penasaran dengan babi hutan unik tersebut. Polisi tersebut bahkan mengambil foto babi itu.

Menurut Bawor yang sudah 10 tahun berburu, babi hutan biasanya berbobot 80 kilogram baru memilik taring. "Tapi ini berat badannya 12 kilogram tapi sudah punya taring," katanya.

Sementara itu Camat Jatilawang, Oka Yudhistira Pranayuda mengimbau warga agar tidak berkerumun meski penasaran dengan babi hutan tersebut. Menurutnya, hewan ini merupakan babi hutan biasa. Oka bahkan meminta pemilik agar memasukkan hewan peliharaannya ke dalam kandang tertutup.

"Kami khawatir kerumunan warga ini makin memperparah pandemi Covid-19. Saya yakin ini babi biasa bukan siluman atau jadi-jadian," katanya.


Editor : Umaya Khusniah