UNS Akan Bangun Kampus di Madiun

Antara ยท Jumat, 07 Februari 2020 - 22:30 WIB
UNS Akan Bangun Kampus di Madiun
Rektor UNS Jamal Wiwoho saat menandatangani kerja sama dengan Pemkab Madiun. (Foto: Antara/Aris Wasita)

SOLO, iNews.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta segera membangun kampus di Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim). Bangunan baru itu khusus untuk Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU).

"Sebetulnya sejak tahun 2013 kampus UNS di Madiun sudah ada tiga prodi, yaitu D2 Teknik Informasi, Hasil Pertanian, dan Teknik Mesin," kata Rektor UNS Jamal Wiwoho di sela penandatangan di Solo, Jumat (7/2/2020).

Jamal mengatakan dari tahun 2013 hingga 2020 sudah ada 500 lulusan dengan model pendidikan vokasi dan masih menyisakan sekitar 150 mahasiswa.

Berdasarkan Peraturan Menristekdikti Nomor 1 Tahun 2017, diinstruksikan mulai tahun 2020 Program studi Di luar Domisili (PDD) diubah menjadi PSDKU. Untuk menyukseskan PSDKU, Jamal berharap adanya kerja sama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Madiun.

"Harapannya kerja sama ini tidak sekadar tanda tangan dengan Bupati tetapi harus segera ada realisasinya. Saya optimistis dengan didirikannya kampus UNS yang di Madiun, ke depan kualitas SDM yang ada di Madiun akan terus berkembang," ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Madiun Heri Wuryanto berharap pendirian kampus UNS di Caruban segera terealisasi.

"Semoga tahun ini izinnya turun dan bisa menerima mahasiswa, kami mohon dukungan dari UNS dalam rangka menyiapkan SDM unggul di Kabupaten Madiun," ujar Heri.

Dia mengatakan baik Pemkab Madiun maupun masyarakat sudah lama berharap agar daerah tersebut memiliki perguruan tinggi. Masyarakat tidak perlu menempuh jarak terlalu jauh untuk berkuliah di UNS.

Sementara itu, sesuai dengan rencana maka pada tanggal 11 Maret 2020 akan dilakukan peletakan batu pertama dalam pembangunan gapura kampus UNS di Madiun.

"Harapannya perizinan dari Kementerian segera turun sehingga pada tahun ajaran baru 2020 bisa menerima mahasiswa di Kampus UNS di Madiun," katanya.


Editor : Nani Suherni