Usai Keluar Penjara, Remaja Bertato Ini Kembali Ditangkap Setelah Edarkan Sabu

Eddie Prayitno ยท Jumat, 14 Januari 2022 - 13:46:00 WIB
Usai Keluar Penjara, Remaja Bertato Ini Kembali Ditangkap Setelah Edarkan Sabu
Tersangka Ahmad Sales Mahfud alias Mapok (diborgol) saat ditahan di Mapolres Kendal. Foto: iNews/Eddie Prayitno.

KENDAL, iNews.id – Ahmad Sales Mahfud alias Mapok,  warga Desa Sambongsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal kembali berurusan dengan polisi setelah keluar penjara Juni 2021 lalu. Remaja penuh tato tersebut diduga menjadi pengedar sabu-sabu

Kasat Narkoba Polres Kendal AKP Agus Riyanto mengatakan, tersangka diringkus saat hendak menaruh sabu pesanan. Saat digeledah, Mapok mengaku hanya membawa satu paket saja. Namun petugas tidak begitu saja percaya dan meminta tersangka menunjukkan sabu lainnya yang akan dijual.

“Selain mengamankan dari saku celana, kami juga menyita sabu di pinggir jalan dekat Jembatan Weleri, serta paket sabu yang dititipkan di rumah temannya,” kata Agus Riyanto, Jumat (14/1/2022). 

Tersangka bakal dijerat Pasal 114 subsider Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

Tersangka Ahmad Sales Mahfud mengaku baru beberapa minggu mengedarkan sabu. Awalnya setelah keluar dari penjara, diminta mengantarkan pesanan narkotika ke sejumlah tempat. 

Ketagihan dengan keuntungan yang besar, ia lalu membeli sabu 3 gram kepada seorang bandar yang dipesan melalui handphone. Ia membeli dari sesorang yang bernama Gombloh, tapi tidak tahu alamatnya karena pesan melalui telepon. 

“Saya beli seharga Rp2,7 juta dan dipecah menjadi empat paket,” kata Mapok. 

Modus penjualan sabu tergolong rapi. Sebab tersangka sebagai pengedar tidak bertemu dengan pemesan karena hanya melalui telepon dan uang ditransfer. Setelah itu, barang diletakan di suatu tempat dan pemesan diberitahu lokasi pengambilan. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo

Bagikan Artikel: