Viral Suami di Grobogan Ngamuk Belah Rumah gegara Istri Diduga Selingkuh
GROBOGAN, iNews.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan aksi nekat seorang suami di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Pria bernama Edi tersebut nekat membelah rumah kayu miliknya menjadi dua bagian menggunakan gergaji mesin lantaran menduga istrinya telah berselingkuh.
Peristiwa dramatis ini terjadi di Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Grobogan. Tak hanya bangunan rumah, seluruh perabotan rumah tangga berbahan kayu jati juga tak luput dari sasaran amukan sang suami.
Dalam video amatir yang viral, terlihat Edi dengan emosi mengoperasikan gergaji mesin (chainsaw) untuk memotong meja besar dan pintu ukir jati. Sejumlah warga juga tampak membantu menurunkan genting serta memotong kayu atap dan dinding bangunan yang didominasi material kayu tersebut.
Aksi ini merupakan puncak kekesalan Edi terhadap istrinya, Sutrisni. Ia mencurigai sang istri memiliki hubungan gelap dengan pria lain, yang memicu cekcok hebat hingga berujung pada pembongkaran rumah sebagai bentuk pembagian harta gono-gini secara ekstrem.
Menanggapi aksi sang suami, Sutrisni mengaku hanya bisa pasrah melihat hunian yang telah ia tempati selama lima tahun itu hancur. Namun, ia membantah tuduhan perselingkuhan tersebut.
"Saya menyanggah kalau punya hubungan khusus. Saya memang sering berhubungan lewat handphone dengan orang ketiga, tapi itu hanya untuk curhat saja," ujar Sutrisni saat ditemui di lokasi, Minggu (15/2/2026).
Ibu dua anak ini sempat menawarkan agar seluruh bangunan diambil oleh suaminya. Namun, karena bagian depan rumah sudah terlanjur dirusak dan dibelah, ia kini terpaksa tinggal di sisa bangunan bagian belakang yang masih aman untuk ditempati.
Pihak pemerintah desa sebenarnya telah berupaya menengahi konflik pasangan ini. Pj Kepala Desa Mlowokarangtalun, Wahyudiono, menyebut pihaknya sudah melakukan mediasi sebanyak dua kali.
"Pada mediasi pertama, suami masih memberikan kesempatan untuk membenahi hubungan. Namun pada mediasi kedua, tidak ada titik temu hingga mereka sepakat cerai dan membagi harta gono-gini dengan cara membongkar rumah," kata Wahyudiono.
Setelah puas meluapkan emosinya dengan membelah rumah dan isinya, Edi memilih pulang ke rumah orang tuanya. Saat ini, pasangan tersebut tengah menunggu proses perceraian resmi yang diajukan ke Pengadilan Agama Purwodadi, Grobogan.
Editor: Kastolani Marzuki