Wali Kota Tegal Temui Ganjar, Klarifikasi Dangdutan Viral Wakil Ketua DPRD

Ahmad Antoni ยท Sabtu, 26 September 2020 - 05:21 WIB
Wali Kota Tegal Temui Ganjar, Klarifikasi Dangdutan Viral Wakil Ketua DPRD
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Jumat (25/9/2020) malam. (Foto: Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Kedatangan Dedy untuk menjelaskan acara hajatan dan dangdutan Wakil Ketua DPRD Tegal yang menjadi polemik.

"Kita koordinasi atau klarifikasi yang kemarin Kota Tegal sempat viral atau ramai adanya acara dangdut atau acara hajatan," kata Dedy usai pertemuan, Jumat (25/9/2020) malam.

Dedy hadir ke rumah Ganjar bersama Waki Wali Kota Jumadi, Sekda Johardi, dan unsur Forkopimda Kota Tegal yakni Kapolres Tegal AKBP Rita Wulandari, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, dan Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro.

Dedy mengaku mendapat evaluasi dari Ganjar agar Kota Tegal lebih berhati-hati usai kejadian tersebut. Sejumlah lokasi keramaian di Tegal akan kembali ditutup untuk mencegah kerumunan.

"Kami tadi arahan dari pak Gubernur bahwa Kota Tegal ini harus betul-betul safety. Diharapkan tadi kita menyampaikan di ruang publik yang ramai ini akan kita matikan ya di alun-alun, obyek wisata juga kita tutup. Selain itu sebagian cafe juga akan ditutup sampai nanti aman,” ujarnya.

Sementara itu, Ganjar mengaku sudah menerima klarifikasi terkait acara dangdut yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo.

“Intinya dari Forkopimda datang untuk memberikan penjelasan kondisi yang ada dan meng-clearance apa yang terjadi dan beliau intinya meminta maaf atas kejadian itu," ujarnya.

Ganjar juga menyampaikan bahwa diaa meminta agar kejadian tersebut jangan sampai terulang di kemudian hari.

Di sisi lain, Ganjar juga memberikan sejumlah masukan ke Wali Kota Tegal terkait penanganan Covid-19 dan situasi di Jawa Tengah.

"Situasi ini lagi tidak bagus maka tolong semua tegas. Jangan ada yang membuat acara yang mengumpulkan massa dan kalau ada, tolong tidak diijinkan dan semua sepakat," ucapnya.


Editor : Reza Yunanto