get app
inews
Aa Text
Read Next : Truk Obat Rumput Terguling di Tol Semarang-Solo, Sopir dan Kernet Luka-Luka

Warga Pekalongan Panen Ikan di Tradisi Bedah Bendungan

Rabu, 01 November 2017 - 22:20:00 WIB
Warga Pekalongan Panen Ikan di Tradisi Bedah Bendungan
Warga Pekalongan memanen ikan di sepanjang aliran Sungai Sengkarang dan Kesesi dalam tradisi bedahan bendungan, Rabu (1/11/2017). (foto: iNews.id/Suryono)

KAJEN, iNews.id - Ribuan warga Desa Krandon, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pesta panen ikan gratis dalam tradisi bedah bendungan, Rabu (1/11/2017). 

Sambil membawa alat menangkap ikan, warga berjajar di sepanjang aliran Sungai Sengkarang dari Kesesi hingga Sepait Siwalan sepanjang 15 kilometer.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu tradisi bedahan atau pembukaan pintu Bendungan Air Gembiro Desa Krandon. Acara tersebut selalu dilaksanakan tiap 1 November dan sudah menaji salah satu agenda wisata yang unik dan menarik.

Sebelum dilakukan bedah bendungan, diadakan acara tasyakuran dan potong tumpeng. Warga juga berebut gunungan makanan yang disediakan dalam acara itu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Mukaromah Syakoer mengatakan kegiatan tersebut juga dijadikan sebagai destinasi wisata bagi masyarakat dan menjadi kalender wisata bagi pemkab.
“Saat pembukaan bendungan dirangkaikan dengan kegiatan masyarakat, seperti tasyakuran juga hiburan dan festival kuliner tradisional,” kata Mukaromah.

Bendungan peninggalan Belanda yang dibangun pada tahun 1930 itu merupakan salah satu penunjang suplai air pertanian di wilayah Kesesi, Sragi dan Bojong. Setahun sekali, bendungan itu dibuka agar endapan lumpur hilang dan aliran lancar. Bendungan tersebut berfungsi mengairi pertanian warga dan juga untuk pemanfaatan sungai sebagai penghasil ikan.

Mukaromah mengatakan, pemkab telah menebar 60.000 bibit ikan di sungai tersebut yang dibiarkan agar bekembang biak dan jika sudah besar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Pada bedahan bendungan inilah ikan yang dulu ditebar sudah besar dan dapat diambil oleh masyarakat saat air mulai surut .

Pantia penyelenggara, Agus Sulistyo mengatakan tujuan pembukaan pintu bendungan ini untuk membersihkan aliran sungai dari endapan lumpur yang berasal dari hulu sungai. Selain itu, kegiatan ini dalam rangka menyambut masa musim penghujan agar aliran air menjadi lancar .

“Karena menjadi agenda tahunan sehingga sangat menarik dan menjadi ageda wisata yang bisa dinikmati oleh warga sekitar juga luar kota,” ucapnya.

Menurut dia, bendungan tersebut mampu mengairi lahan sekitar 2.000 hektar dan juga sekaligus sebagai tempat memelihara ikan alami.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut