Warga Solo Dibolehkan Sembelih Hewan Kurban di Lingkungan Masjid

Antara ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 14:51 WIB
Warga Solo Dibolehkan Sembelih Hewan Kurban di Lingkungan Masjid
Ilustrasi hewan kurban (Foto: Istimewa)

SOLO, iNews.id - Kantor Kementerian Agama Kota Solo, Jawa Tengah membolehkan pelaksanakaan penyembelihan hewan kurban di lingkungan masjid masing-masing. Namun, pelaksanaanaya tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Masyarakat diperbolehkan penyembelih hewan kurban di lingkungan masjid masing-masing, dan panitia kurban yang dilibatkan warga setempat guna mencegah penyebaran COVID-19," kata Plt Kepala Kantor Kemenag Kota Solo, Rosyid Ali Safitri, Rabu (29/7/2020).

Rosyid Ali Safitri mengatakan selain panitia kurban menerapkan protokol kesehatan, juga pelaksanaan tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai peraturan dari Dinas Pertanian Kota Solo. Bahkan, Kantor Kemenag Solo dalam surat edarannya ke masjid-masjid mengimbau pendistribusian daging kurban agar disampaikan langsung kepada penerima untuk menghindari kerumunan masa. Pihaknya meminta masyarakat tetap harus bisa melindungi diri dan waspada terhadap penularan Covid-19.

"Masyarakat harus tetap jaga jarak satu sama lainnya saat duduk mencacah daging, dan dibatasi orang. Kalau bisa hanya dilakukan warga di lingkungannya. Mengenakan masker sejak berangkat dari rumah hingga ke lingkungan masjid," kata Rosyid.

Hal tersebut juga diterapkan saat menjalankan ibadah salat Idul Adha yang diperbolehkan diselenggarakan di lapangan atau masjid atau ruangan dengan menerapkan protokol kesehatan. Pada penyelengaraan Salat Idul Adha, panitia atau Takmir untuk koordinasi dengan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Solo, sehingga disiplin penerapan "physical distancing" tetap dilakukan, mengenakan masker, dan selalu membawa hand sanitizer.

"Peserta atau jemaah salat Idul Adha jumlahnya terbatas dari masyarakat lingkungan setempat," katanya.

Hal tersebut, kata dia, sesuai Surat Edaran Menteri Agama Republik lndonesia Nomor SE: 18 Tahun 2020 tentang Penyelenggraan salat Idul Adha dan Penyembehhan Hewan Kurban 1441 Hijriyah 2020, Menuju Masyarakat Produktif Aman Covid-19.

Sebelumnya, Kantor Kemenag Kota Solo telah mengizinkan pelaksanaan Salat Idul Adha di tanah lapangan tetapi dengan catatan jemahnya warga di lingkungan sendiri pada masa adaptasi kebiasaan baru.

Rosyid Ali Safitri mengatakan, masyarakat yang menunaikan ibadah salat Idul Adha dapat di masjid atau tanah lapang, tetapi dalam pelaksanaannya tidak boleh menerima jemaah dari luar guna mencegah penularan Covid-19.

"Masyarakat akan mengenali warganya sendiri, dan mereka harus dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat," kata Rosyid Ali Safitri.

Menurut Rosyid Kemenag Kota Solo sudah mengimbau terkait penyelenggaraan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban yang jatuh pada 31 Juli 2020.


Editor : Nani Suherni