Dengan modal unggul dari sejumlah prodi, lanjutnya, Sofyan Anif optimistis UMS ke depan bakal menjadi bagian pemberi perubahan berbagai bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
Perguruan tinggi Muhammadiyah yang dipimpinnya, dapat melaju dengan tranformasi akselerasi SDM secara progresif di bidang outcome base dan reputasi internasional sesuai visi dan misi UMS 2029.
"UMS menjadi pusat pendidikan dan pengembangan Ipteks yang Islami dan memberi arah perubahan yang telah dimulai sejak 2020,” katanya.
Selain itu, UMS masuk perguruan tinggi Islam terbaik ke-3 di dunia versi UniRank 4ICU edisi Oktober 2021. Posisi UMS di bawah Cairo University (1) dan Shahid Bahesti University of Medical Sciences (2).
Menurutnya, kunci keberhasilan sebuah perguruan tingggi salah satunya adalah keberadaan Lembaga Jaminan Mutu (LJM) UMS. Keberadaannya telah menjalankan siklus penjaminan mutu internal PPEPP (penetapan standar pengendalian pelaksana standar dan peningkatan standar).
LJM secara kontinyu dan berkelanjutan memastikan penyelengaraan UMS sesuai standar yang telah ditetapkan. “Evaluasi untuk perbaikan melalui kegiatan audit mutu internal (AMI), monitoring dan evaluasi serta penjaringan umpan balik dari berbagai stakeholder, salah satunya survei dengan kepuasan pelanggan,” ucapnya.
Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait