"Medannya luar biasa sulit. Selain faktor cuaca hujan dan angin, jalur yang kami lalui sangat sempit dan licin. Kami harus memastikan keamanan personel sekaligus menjaga kondisi jenazah agar tetap utuh hingga bawah," ujar salah satu personel SAR di lokasi.
Setelah berjuang selama kurang lebih 27 jam sejak koordinat korban dipastikan, jenazah akhirnya tiba di titik penjemputan pada Kamis sore. Isak tangis dan rasa haru pecah saat ambulans yang telah bersiaga di bawah mulai membawa jenazah Syafiq menuju Rumah Sakit Umum di Purbalingga.
Pihak keluarga, terutama sang ayah Dani Rusman, yang setia menunggu di basecamp, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perjuangan tanpa lelah para relawan dan petugas yang telah mempertaruhkan nyawa demi membawa pulang putra mereka.
Setibanya di rumah sakit, jenazah Syafiq langsung menjalani pemeriksaan medis menyeluruh. Langkah ini dilakukan sesuai permintaan keluarga untuk memastikan penyebab pasti kematian serta memperkirakan waktu meninggalnya korban guna keperluan prosesi pemakaman dan tahlilan di rumah duka, Kota Magelang.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait