“Kami harus membagi dua sesi PTM pada pagi dan siang hari, dimana untuk siswa kelas satu,dua dan tiga masuk pagi hari dan siswa kelas empat lima dan enam masuk pada siang hari,” kata Agustin, Guru SD Kupang 01 Ambarawa, Kamis (4/11/2021).
Pihak sekolah berharap Dinas Pendidikan Kebudayaan kepemudaan dan olahraga Kabupaten Semarang segera membantu proses pembangunan ruang kelas yang kondisinya memprihatinkan. Hal itu agar kegiatan belajar siswa SD 01 Kupang Ambarawa berlangsung normal, aman dan nyaman.
Kerusakan fasilitas pendidikan akibat bencana gempa ini menjadi perhatian wakil rakyat. Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Semarang, Joko Sriyono mendorong Pemkab Semarang segera melakukan perbaikan gedung sekolah. “Karenasebentar lagi akan digelar ujian tengah semester bagi para siswa,” katanya.
Sementara itu, wilayah Ambarawa diguncang dua kali gempa yakni pukul 05.01 dan 05.17 WIB, Kamis pagi. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa pada pukul 05.01 memiliki magnitudo M2,9. Sedangkan gempa pukul 05.17 berkekuatan magnitudo M2,6.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait