Saksi mata, Slamet Winarno mengatakan bahwa benturan terjadi sangat cepat sehingga pengemudi kendaraan lain tidak sempat menghindar.
"Pengemudi (Avanza) meninggal di tempat. Pengemudinya kayaknya mengantuk terlalu ke kanan," kata Slamet di lokasi.
Kecelakaan tersebut sempat melumpuhkan arus lalu lintas di jalur nasional Boyolali–Semarang. Antrean kendaraan mengular hingga sekitar dua kilometer dari kedua arah.
Polisi bersama tim evakuasi kemudian menyingkirkan kendaraan yang terlibat dan menormalkan arus lalu lintas.
Anggota Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Boyolali, Aiptu Slamet Riyadi mengatakan bahwa seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan ke Satlantas Polres Boyolali untuk kepentingan penyelidikan.
"Penyebab kecelakaan karena kurang hati-hatinya pengemudi KBM Avanza yang diduga mengantuk atau karena oleng ke kanan," ujarAiptu Slamet.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, namun dugaan sementara pengemudi Avanza mengantuk hingga masuk ke jalur berlawanan dan memicu tabrakan beruntun yang menewaskan satu orang.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait