“Data yang ada menunjukkan bahwa arus mudik dan balik dapat dikendalikan dengan baik, meskipun volume kendaraan meningkat signifikan. Hal ini merupakan hasil dari penerapan rekayasa lalu lintas yang tepat serta kesiapsiagaan personel di lapangan,” ujarnya dikutip dari iNews Semarang, Sabtu (28/3/2026).
Menurutnya, selisih kendaraan yang belum kembali merupakan hal yang normal. Hal ini disebabkan masih banyak masyarakat yang memperpanjang masa libur Lebaran di kampung halaman.
Dia pun mengimbau masyarakat yang akan kembali agar tetap memperhatikan keselamatan.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan kembali untuk tetap memperhatikan kondisi kendaraan dan fisik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan arus balik tetap aman dan lancar,” ujarnya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait