Pertunjukan wayang di atas Danau Rawapening Kabupaten Semarang. (iNews/Lurisa Lulu)

“Pentas wayang ini sengaja digelar dalam rangka memperingati hari wayang nasional yang jatuh lada 7 November kemarin,” kata Bambang Wiji Nugroho, dalang, Jumat (12/11/2021).

Selain untuk melestarikan warisan nenek moyang, kata dia, pertunjukkan ini juga sebagai reaksi keluh kesah seniman terhadap pemerintah yang hingga kini belum memberikan izin menggelar pertunjukkan wayang secara terbuka.

Selama masa pandemi, para dalang dan seniman jawa mengaku kewalahan mencari nafkah karena profesi yang mereka lakoni sejak lama tak bisa mendatangkan uang.

“Akibatnya banyak dalang dan seniman yang terpaksa mengamen keliling bahkan banting setir demi mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” katanya.

Untuk diketahui, Hari Wayang Nasional diperingati sejak tahun 2018 setelah Presiden Joko Widodo menandatangani keputusan presiden (keppres) nomor 30 tahun 2018 tentang Hari Wayang Nasional.

Seni wayang semakin mendunia setelah ditetapkan oleh Unesco sebagai warisan budaya dunia. Penetapan itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap wayang Indonesia.


Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network